Kamis, 14 Mei 2026

SPBG-SPBU Terintegrasi, Masyarakat Semakin Mudah Dapatkan Envogas

Penulis : Gora Kunjana
4 Mei 2017 | 16:37 WIB
BAGIKAN

JAKARTA – Pertamina bergerak cepat ikut mendorong percepatan penyediaan bahan bakar gas (BBG) pada Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Hal itu dilakukan dengan pengoperasian Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) Ecostation yang terintegrasi dengan SPBU 34.125.07 yang berlokasi di Jalan Cilandak KKO, Pasar Minggu, Jakarta Selatan dan SPBU 34.164.02 yang terletak di Jalan Raya Margonda, Depok.

VP Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito menjelaskan, Pertamina mendapat momentum dengan rencana Pemerintah yang menargetkan 150 SPBU yang harus menjual BBG sampai 2019. Meski bukan yang pertama, SPBG Ecostation Cilandak dan Margonda merupakan respon Pertamina terhadap terbitnya Peraturan Menteri ESDM No 25 Tahun 2017, tertanggal 29 Maret, tentang Percepatan Pemanfaatan Bahan Bakar Gas untuk Transportasi Darat.

ADVERTISEMENT

“Pembangunan SPBG terintegrasi dengan SPBU merupakan wujud komitmen Pertamina dalam mengimplementasikan Permen ESDM No 25 tahun 2017, yang di antaranya memuat kewajiban menyediakan 1 (satu) dispenser CNG pada setiap SPBU,” kata Adiatma.

SPBG Ecostation Pertamina merupakan konsep SPBG yang terintegrasi dengan SPBU dimana tersedia satu unit dispenser khusus Envogas, compressed natural gas (CNG) Pertamina.

Dengan beroperasinya SPBG Ecostation Cilandak dan Margonda, total saat ini Pertamina memiliki lima SPBG Ecostation. Tiga lainnya yang telah beroperasi yaitu berlokasi di SPBU Daan Mogot, SPBU Gandaria dan SPBU Mampang. Pertamina berharap masyarakat pengguna kendaraan berbahan bakar gas semakin merasa mudah untuk mendapatkan Envogas Pertamina.

“Dengan beroperasinya SPBG Ecostation Cilandak dan Margonda yang masing-masing memiliki kapasitas sebesar 0,3 Juta Standar Metrik Kaki Kubik per Hari (MMSCFD) atau setara 10.000 Liter Setara Premium (LSP), diharapkan dapat memenuhi dan melayani kebutuhan BBG CNG baik untuk angkot, taksi, bajaj, dan kendaraan pribadi,” lanjut Adiatma.


Pertamina juga telah mengalokasikan investasi pembangunan dua unit SPBG Ecostation lain di wilayah DKI Jakarta pada tahun ini.

Tahun ini juga Pertamina kembali mendapatkan penugasan dari Kementerian ESDM untuk melaksanakan distribusi konverter kit ke kendaraan umum dan dinas sebanyak 3,000 unit yang salah satu kota penerima konverter kit adalah DKI Jakarta dan Kota Depok. (ral)

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 17 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 47 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 58 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia