HBA Periode Pertama April Menguat
JAKARTA, investor.id - Harga Batu Bara Acuan (HBA) periode pertama April 2025 menguat dibandingkan periode kedua Maret 2025. Namun lonjakan ini belum melampaui level periode pertama Maret 2025. Hal ini tertuang dalam Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 101.K/MB.01/MEM.B/2025.
"Menetapkan Harga Batu Baca Acuan periode petama April 2025 sebesar US$ 123,32 per ton," bunyi beleid yang diteken Menteri ESDM Bahlil Lahadalia 27 Maret 2025.
Sejak awal Maret kemarin, Kementerian ESDM menetapkan harga batu bara dua kali sebulan. Berbeda dengan pola sebelumnya yakni satu kali dalam sebulan. Hal ini seiring dengan ketentuan teranyar yakni penggunaan HBA sebagai acuan transaksi ekspor.
Berdasarkan catatan Investor Daily, HBA pada 1 Maret 2025 berada di posisi US$ 124,24 per ton. Sedangkan pada 15 Maret 2025 HBA terkoreksi di level US$ 117,76 per ton.
Harga Batu Bara Jatuh, Dihantam Sentimen Negatif Bertubi-tubi
HBA ekspor merupakan instrumen yang dipakai pemerintah dalam setoran pajak maupun royalti pertambangan. Kewajiban ini belum disertai dengan ketentuan sanksi. Hanya saja pelaku tambang akan menanggung selisih bila transaksi dengan pembeli di bawah HBA.
Editor: Rangga
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler






