Kamis, 14 Mei 2026

Rianto Ahmadi Dipercaya Jabat Direktur Teknik IFG

Penulis : Prisma Ardianto
20 Sep 2021 | 17:17 WIB
BAGIKAN
Direktur Teknik Indonesia Financial Group (IFG) Rianto Ahmadi. Foto: Ist
Direktur Teknik Indonesia Financial Group (IFG) Rianto Ahmadi. Foto: Ist

JAKARTA, investor.id - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menetapkan Rianto Ahmadi sebagai Direktur Teknik di PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) atau BPUI, yang merupakan BUMN Holding Perasuransian dan Penjaminan yang dikenal sebagai Indonesia Financial Group (IFG).

Hal tersebut tertuang dalam Salinan Keputusan (SK) Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor: SK-313/MBU/09/2021 tentang Perubahan Nomenklatur Jabatan, Pengalihan Tugas, dan Pengangkatan Anggota-Anggota Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia.

Sekretaris Perusahaan IFG Beko Setiawan menyampaikan, bergabungnya Rianto Ahmadi dapat memperkuat upaya IFG dalam pengawasan dan kesinambungan. Utamanya dalam melakukan konsolidasi secara menyeluruh untuk penyempurnaan pengelolaan lini bisnis, operasional, dan tata kelola yang ada pada anak perusahaan khususnya yang bergerak di bidang asuransi.

"Dengan pengalaman yang panjang di industri asuransi khususnya di bidang aktuaria, serta kompetensi yang beliau miliki, kehadiran Bapak Rianto di jajaran Direksi akan membawa dampak positif bagi IFG sebagai Holding. Dengan semakin kuatnya jajaran Direksi saat ini, kami meyakini IFG dapat mewujudkan cita-cita kami untuk membangun industri keuangan non-bank yang kuat dengan tata kelola yang baik dan prudent," Beko dalam keterangan resminya, Senin (20/9).

Rianto Ahmadi merupakan salah satu pakar aktuaria Indonesia yang pernah menjabat sebagai Ketua Komisi Aktuaria di Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia pada tahun 2002-2009. Kemudian Ketua di Persatuan Aktuaris Indonesia sejak tahun 2014-2018 dan pernah mengenyam pendidikan FSAI (Fellow of the Society of Actuaries of Indonesia) pada Persatuan Aktuaris Indonesia.

Sebelum bergabung dengan IFG, Rianto Ahmadi menjabat sebagai Chief & Risk Compliance Director di Prudential Indonesia. Selain itu juga pernah menduduki posisi sebagai Direktur Teknik PT Asuransi Jiwasraya (Persero) dan Direktur Utama BRI Life.

Lahir tahun 1959, Rianto memperoleh gelar Sarjana (S1) Matematika di Institut Teknologi Bandung, Sarjana (S2) Statistika di University of Texas at Austin dan Sarjana (S3) Statistika di University of Missouri-Columbia.

Dengan keahlian dan perjalanan karir tersebut, manajemen IFG berharap kehadiran Rianto Ahmadi dalam susunan Direksi dapat bersinergi dengan Dewan Komisaris, Direksi dan seluruh insan IFG Holding maupun anggota Holding. Seperti dalam rangka memperkuat pencapaian visi dan misi IFG sebagai salah satu pilar penggerak industri finansial di Indonesia.

Di sisi lain, dalam SK tersebut disampaikan pula mengenai perubahan nomenklatur pada jabatan Direktur Keuangan, Manajemen Risiko, dan Umum menjadi Direktur Keuangan dan Umum yang saat ini dijabat oleh Rizal Ariansyah.

Dengan demikian, susunan jajaran Direksi IFG terbaru diantaranya Direktur Utama Robertus Billitea dan Wakil Direktur Utama Hexana Tri Sasongko. Sedangkan Direktur Keuangan dan Umum Rizal Ariansyah, Direktur Bisnis Pantro Pander Silitonga, serta Direktur Teknik Rianto Ahmadi.  

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 4 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 34 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 45 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia