Jumat, 15 Mei 2026

NIM Perbankan 4,4%, Jokowi: Ini Mungkin Tertinggi di Dunia

Penulis : Nasori
6 Feb 2023 | 09:52 WIB
BAGIKAN
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memberikan sambutan pada Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) 2023 di Jakarta, Senin (06/02/2023). (Sumber: Youtube OJK)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memberikan sambutan pada Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) 2023 di Jakarta, Senin (06/02/2023). (Sumber: Youtube OJK)

JAKARTA, investor.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyinyalir bahwa rata-rata margin bunga bersih atau net interest margin (NIM) perbankan nasional yang pada tahun lalu berada di level 4,4% merupakan yang tertinggi di dunia.

“Sebelum masuk ke sini saya tanya ke Pak Ketua OJK (Mahendra Siregar), NIM-nya berapa sih? Dijawab oleh Pak Ketua OJK 4,4%. Tinggi banget. Ini mungkin tertinggi di dunia,” ujar Jokowi saat memberikan sambutan pada Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) 2023 di Jakarta, Senin (06/02/2023).

Namun, pada kesempatan yang sama, Presiden mengapresiasi sejumlah pencapaian kinerja seperti pertumbuhan kredit nasional yang pada 2022 tumbuh di angka 11,3%. “Ini sangat bagus sudah double dugit,” kata Jokowi.

Sedang untuk rasio tingkat kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) perbankan nasional, Jokowi menyebutkan, tahun lalu berada di angka 25,68%. “Ini lebih tinggi dibandingkan prapandemi yang berada di 23,31%. Ini baik,” ucap Presiden.

ADVERTISEMENT

Jokowi lagi-lagi mengingatkan kepada semua pemangku kepentingan di sektor jasa keuangan agar dukungan terhadap UMKM diberikan perhatian yang lebih. Karena, menurut dia, kekuatan perekonomian Indonesia berada di UMKM.

“Jangan dilupakan yang kecil-kecil, jangan dilupakan yang mikro, kecil, dan menengah. Berikan suntikan (kredit dan pembiayaan) kepada mereka sebanyak-banyaknya, tentunya dengan kehati-hatian yang ditinggi. Karena di sektor inilah yang memberikan peluang kesempatan kerja kepada rakyat,” tandas Jokowi.

Pada kesempatan itu, tanpa merinci lebih jauh, Jokowi juga mengungkapkan kegembiraannya karena industri asuransi yang beberapa tahun belakangan diliputi banyak kasus, juga makin baik. “Dan saya senang perkembangan industri asuransi juga makin baik,” tutur dia.

Editor: Nasori

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 30 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 34 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 3 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 3 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia