Jumat, 15 Mei 2026

WOM Finance (WOMF) Targetkan Pembiayaan Tumbuh 14%

Penulis : Prisma Ardianto
10 Mar 2023 | 05:00 WIB
BAGIKAN

JAKARTA, investor.id - PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance/WOMF) menargetkan pembiayaan tumbuh 14,03% pada 2023. Peluncuran Credit Engine di tahun ini akan menjadi katalis pertumbuhan tersebut.

Presiden Direktur WOM Finance (WOMF) Djaja Suryanto Sutandar menerangkan, untuk mengoptimalkan peluang pertumbuhan usaha, perseroan melanjutkan sentralisasi dan transformasi digital yang telah dirintis sejak tiga tahun lalu. Di tahun ini, perusahaan akan meluncurkan Credit Engine untuk menyederhanakan proses bisnis secara end-to-end, namun tetap mengedepankan kehati-hatian.

Selain itu, kemitraan digital baik untuk kanal pemasaran maupun kanal pembayaran angsuran akan terus ditingkatkan untuk menjangkau konsumen yang lebih luas. Perseroan juga tetap berupaya mewujudkan operational excellence dengan didukung teknologi digital tepat guna dan SDM yang kompeten.

"Pada tahun 2023, perseroan menargetkan pertumbuhan pembiayaan sebesar 14,03%, atau di atas rata-rata pertumbuhan industri. Infrastruktur digital yang lengkap, permodalan kuat, dan teamwork solid membuat perseroan meyakini bahwa target tersebut dapat tercapai. Selain itu, dukungan perusahaan induk juga sangat berarti dalam merealisasikan pencapaian target," terang Djaja dikutip dalam Laporan Keberlanjutan Tahun 2022 WOM Finance , Kamis (9/3/2023).

Baca juga: Tahan Banting, Saham-Saham Ini Jagoan di Sektor Barang Konsumsi!

Secara nilai, penyaluran pembiayaan WOM Finance ditargetkan mencapai Rp 5,22 triliun. Dengan begitu, aset perusahaan juga akan terkerek menjadi sebesar Rp 5,89 triliun atau tumbuh 4,39% (yoy), ekuitas Rp 1,61 triliun atau meningkat 6,17% (yoy), pendapatan Rp 1,89 triliun atau naik 11,41% (yoy), namun laba relatif turun tipis 3,17% jadi Rp 191,34 miliar.

Djaja menjelaskan, proyeksi ini didasari sejumlah indikator lain seperti perekonomian Indonesia masih akan tumbuh di atas 5%, yang ditopang dengan terjaganya daya beli masyarakat. Selaras dengan ekonomi yang bertumbuh, Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) memproyeksi pertumbuhan industri pembiayaan sebesar 5% sampai dengan 6% pada tahun 2023.

Sementara Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menargetkan penjualan kendaraan motor baru sebesar 5,60 juta unit, atau meningkat 500 ribu unit dari target tahun 2022 sebesar 5,10 juta unit. "Perkembangan perekonomian dan penjualan sepeda motor sangat terkait dengan masa depan usaha perseroan yang tetap fokus menyalurkan pembiayaan sepeda motor baru," imbuh Djaja.

Dia menjelaskan, sentralisasi dan transformasi digital yang sudah dilakukan sejak tiga tahun silam dan terus berlanjut pada tahun 2022. Inisiatif tersebut menyebabkan proses bisnis menjadi lebih efektif dan efisien serta menekan risiko pembiayaan bermasalah.

Baca juga: Surya Internusa (SSIA) Akan Gelontorkan Dana Rp 5 T untuk Subang Smartpolitan

WOM Finance juga dapat melakukan profiling konsumen dengan lebih cermat dan tepat. Layanan operasional yang berkualitas dengan dukungan teknologi yang tepat guna dan SDM kompeten serta manajemen yang profesional, membuat kinerja finansial perseroan pada tahun 2022 meningkat dibanding tahun sebelumnya.

Pada tahun 2022, perseroan berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp 1,69 triliun, meningkat sebesar 7,86% dari tahun 2021 sebesar Rp 1,57 triliun. Kontribusi pendapatan terbesar diperoleh dari pembiayaan konsumen, modal usaha dan sewa pembiayaan.

Peningkatan pendapatan diikuti dengan turunnya beban menjadi sebesar Rp 1,41 triliun dari tahun 2021 sebesar Rp 1,42 triliun. Peningkatan pendapatan membuat laba tahun berjalan naik sebesar 79,54% secara tahunan, dari Rp 110,06 miliar di tahun 2021 menjadi Rp 197,60 miliar di tahun 2022.

Total aset WOM Finance sebesar Rp 5,65 triliun, meningkat sebesar 9,68% dari tahun 2021 sebesar Rp 5,15 triliun. Liabilitas sebesar Rp 4,13 triliun, meningkat sebesar 8,65% dibanding tahun 2021 senilai Rp 3,80 triliun. Ekuitas sebesar Rp 1,52 triliun di tahun 2022, naik sebesar 12,61% dari tahun sebelumnya Rp 1,35 triliun.

Baca juga: 2023, Mitratel (MTEL) Siapkan Capex Rp 7 TriliunPP (PTPP) Raup Pendapatan Rp 18,9 Triliun

ADVERTISEMENT

Sementara ditinjau dari penyaluran pembiayaan, perseroan telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 4,58 triliun di tahun 2022, naik sebesar 10,50% dari tahun 2021 sebesar Rp 4,14 triliun. Perseroan berkomitmen dalam meningkatkan penyaluran pembiayaan untuk memenuhi harapan konsumen.

Pada kesempatan sama, Presiden Komisaris/Komisaris Independen WOM Finance I Nyoman Tjager menjelaskan, dalam roadmap pengembangan usaha yang disusun oleh direksi, transformasi digital menjadi tema sentral yang terus dikembangkan oleh perseroan. Transformasi digital diwujudkan dengan membangun infrastruktur digital untuk kebutuhan sentralisasi kredit dan digitalisasi proses akuisisi.

Dia mengungkapkan, direksi juga telah menyampaikan rencana meluncurkan Credit Engine pada tahun 2023 sebagai bagian dari pengembangan digitalisasi layanan dan proses bisnis yang terintegrasi untuk menghasilkan kinerja prima yang lebih produktif dan efisien. "Pengembangan layanan digital juga ditujukan untuk meningkatkan kemudahan dan kenyamanan bagi konsumen dan mitra kerja saat berinteraksi dengan layanan perseroan," ungkap I Nyoman.

Dari sisi aspek pemasaran, kata dia, perseroan akan terus mengembangkan kanal distribusi pemasaran dengan memperluas kerjasama dengan para mitra digital. Selain itu, WOM Finance berencana membuka kantor jaringan baru di daerah potensial seperti di kawasan Indonesia Timur. Upaya perluasan pangsa pasar yang disusun oleh direksi sangat tepat untuk mengoptimalkan peluang pertumbuhan yang masih terbuka. 

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 55 detik yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia