LPEI dan UOB Kolaborasi Dorong UKM Tingkatkan Ekspor Nasional
JAKARTA, investor.id - Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank melakukan kolaborasi dengan PT Bank UOB Indonesia (UOB Indonesia) dalam program pengembangan UKM yang selama ini menjadi salah satu prioritas UOB.
Diharapkan dengan memanfaatkan system database LPEI yang diberi nama National Export Dashboard (NED), LPEI dan UOB dapat lebih efektif dalam mengembangkan kemampuan ekspor para pelaku UKM yang meliputi pelatihan, marketing hand holding, serta program capacity building lainnya.
UOB Indonesia telah menjadi mitra aktif LPEI sejak tahun 2014. Selain akan melakukan kerjasama dalam program pengembangan ekspor UKM, UOB Indonesia juga akan melakukan sejumlah kerjasama lain dengan LPEI seperti co-financing, cash management, counter guarantee dan Trade Credit Insurance (TCI) untuk segmen UKM, Commercial dan Corporate Banking.
"Sebagai lembaga penjamin yang memiliki Sovereign Guarantee, LPEI juga akan menyediakan fasilitas Penjaminan atas pinjaman modal kerja yang disalurkan UOB Indonesia kepada pelaku usaha korporasi padat karya," ujar Direktur Eksekutif LPEI Riyani Tirtoso, dikutip Senin (3/4/2023).
Di kesempatan tersebut, UOB Indonesia mengunjungi rumah ekspor LPEI Jakarta yang berlokasi di lantai 1 Gedung Prosperity di Kawasan SCBD yang turut dihadiri Presiden Direktur UOB Indonesia Hendra Gunawan, Direktur Wholesale Banking UOB Indonesia Harapman Kasan, serta Head of Financial Institution and Structured Finance UOB Indonesia Jenny Lesmana.
Berbagai produk mitra binaan LPEI yang ditampilkan di rumah ekspor LPEI Jakarta, telah memberikan inspirasi kepada jajaran manajemen UOB Indonesia untuk mengkolaborasikan program pengembangan UKM.
Editor: Nida Sahara
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






