OJK Sebut Sebanyak 52,73 Juta Pelajar Indonesia Punya Tabungan Hampir Rp 30 Triliun
JAKARTA, investor.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat sebanyak 52,73 juta pelajar Indonesia telah memiliki rekening bank sampai Juni 2023. Puluhan juta pelajar itu punya nilai tabungan mencapai Rp 29,13 triliun lewat Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR).
Hal itu disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi dalam kegiatan Hari Bangkit 2023 dengan tema "Bangun Generasi Menabung, Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan untuk Indonesia Maju" di Buperta Cibubur, Minggu (20/8/2023). Kegiatan ini dalam rangka peringatan Hari Indonesia Menabung tahun 2023.
Friderica menerangkan, sejak periode Indonesia Menabung pada tahun lalu sampai saat ini, sudah ada tambahan 2,6 juta rekening dengan nominal lebih dari Rp 4 triliun. Secara kumulatif, Program KEJAR berhasil menyasar 83,24% dari seluruh pelajar di Indonesia.
"Dari 61 juta pelajar, Program KEJAR ini sudah merambah 52,73 juta pelajar dengan nilai di rekening tersebut mencapai Rp 29,13 triliun. Luar biasa, seperti dijelaskan dahulu kalau sedikit demi sedikit akan menjadi bukit," ungkap Friderica, Minggu (20/8/2023).
Dia menjelaskan, Program KEJAR ini terdiri dari dua Simpanan Pelajar (SimPel) dan Tabungan Anak. Pencapaian ini tidak terlepas dari dukungan 430 bank yang gencar menyasar nasabah pelajar di seluruh Indonesia.
Sementara itu, Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar mengungkapkan, setiap pelajar tentu punya target yang ingin dicapai di masa mendatang. Tabungan adalah salah satu instrumen penting mendukung tercapainya target tersebut.
"Dengan kita menabung, kita punya target, berapa besar mau menabung setiap minggu atau setiap bulan? Berapa besar dalam setahun karena ada kegiatan yang mau dituju? Ini adalah tambahan-tambahan nilai yang kita peroleh dari menabung dengan target dan disiplin yang kuat," ungkap Mahendra.
Di sisi lain, Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan bahwa setiap tabungan di bank telah dijamin LPS. Namun demikian, tabungan yang dijamin maksimal senilai Rp 2 miliar per nasabah di satu bank.
"Menabung di bank pasti aman, jangan ditaruh di bawah kasur. Kalau sampai Rp 2 miliar saya (LPS) yang jamin. Kalau punya Rp 4 miliar sebar di dua bank, kalau punya Rp 20 miliar sebar di 20 bank lebih, uang Anda pasti aman saya jamin," kata Purbaya.
Dia menambahkan, Saat ini LPS telah menghimpun dana jaminan sekitar Rp 210 triliun. Dengan demikian, tabungan pelajar di bank senilai Rp 29 triliun dapat dipastikan aman. "Jadi, saya (LPS) cukup kaya untuk menjamin uang Anda," imbuh Purbaya di hadapan para pelajar.
Editor: Nida Sahara
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now





