Nasib Tiga Dana Pensiun Bermasalah Bergantung Asuransi yang juga Bermasalah
Di sisi lain, OJK juga mencatat terdapat tujuh perusahaan asuransi yang masuk dalam pengawasan khusus, termasuk telah disebutkan bahwa tiga diantaranya adalah yang terafiliasi dengan Dapen bermasalah. Dalam perkembangannya, jumlah perusahaan asuransi bermasalah ini terus menunjukkan penurunan.
Ogi menerangkan, di akhir pada tahun 2021 terdapat sebanyak 12 perusahaan asuransi bermasalah dalam pengawasan khusus. Jumlah itu bertahan sampai akhir 2022 dengan catatan, ada penambahan dua perusahaan asuransi bermasalah, lalu terdapat satu perusahaan dicabut izin usahanya, serta satu perusahaan asuransi kembali ke pengawasan normal.
Selanjutnya memasuki tahun 2023 sampai saat ini, terdapat tiga perusahaan yang dicabut izin usahanya. Di samping itu, terdapat dua perusahaan yang berhasil kembali ke pengawasan normal setelah upaya penyehatan disetujui oleh OJK.
“Jadi saat ini perusahaan asuransi yang dalam pengawasan khusus itu tinggal tujuh. Karena ada tiga perusahaan yang sudah dicabut izin usahanya yaitu Kresna Life, Prolife (Indosurya Life), dan Aspan,” ungkap Ogi.
Dia menerangkan bahwa dari tujuh perusahaan dalam pengawasan khusus, sebanyak lima perusahaan sudah menyampaikan rencana penyehatan keuangan. Sisanya dua perusahaan masih dalam status pengawasan khusus. “Ini kita tetap menggunakan kriteria yang tegas, apakah bisa diselamatkan dan kembali ke pengawasan normal atau tidak bisa diselamatkan?” tandas Ogi.
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






