Kredit BRI (BBRI) Tembus Rp 1.300 Triliun
JAKARTA, investor.id – PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) atau BRI mencatatkan total kredit konsolidasian mencapai Rp 1.308,65 triliun atau bertumbuh 10,89% secara tahunan (year on year/yoy) pada kuartal I-2024. Nilai tersebut mencakup kredit yang disalurkan, pembiayaan syariah, dan piutang pembiayaan.
Hal demikian disampaikan BRI dalam laporan keuangan kuartal I-2024 yang dipublikasikan dalam harian Investor Daily Indonesia pada Kamis (25/4/2024). Jika dirinci, kredit yang disalurkan BRI mencapai Rp 1.236,16 triliun atau tumbuh 10,71% (yoy).
Baca Juga:
Kredit Perbankan Tumbuh Kuat 12,40%Selanjutnya, pos pembiayaan syariah mencatatkan pertumbuhan yang tertinggi pada periode Januari-Maret 2024. Pos penyaluran pembiayaan syariah melesat 35,56% (yoy) menjadi sebesar Rp 14,65 triliun.
Adapun piutang pembiayaan BRI pada kuartal I-2024 juga tercatat tetap tumbuh sebesar 9,54% (yoy) menjadi Rp 57,82 triliun. Pada periode sama tahun sebelumnya, piutang pembiayaan sebesar Rp 52,78 triliun.
Dari sisi kualitas, kredit bermasalah yang tercermin dari rasio non performing loan (NPL) mulai merambat naik. Secara yoy, NPL gross dari BRI meningkat dari 3,02% menjadi 3,27%. Begitu juga NPL net yang bergerak naik dari 0,82% menjadi 1,00%.
Sementara itu, cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) aset keuangan terhadap terhadap aset produktif terpantau menurun. CKPN dari emiten bersandi BBRI ini susut dari 6,10% menjadi 5,05% per Maret 2024.
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






