BRI (BBRI) Raup Laba Bersih Rp 31,4 Triliun pada Juli 2024
JAKARTA, investor.id – PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) atau BRI meraup laba bersih tahun berjalan secara individu mencapai Rp 31,41 triliun pada Juli 2024. Angka itu tumbuh tipis 1,79% secara year on year (yoy).
Berdasarkan laporan keuangan perseroan, laba bersih BBRI pada Juli 2024 tertekan sejumlah faktor yang antara lain beban bunga dan biaya provisi yang masih melambung tinggi. Sedangkan kredit yang disalurkan hanya tumbuh single digit.
Kredit yang disalurkan BRI sampai dengan Juli 2024 mencapai Rp 1.203,85 triliun. Sebagai perbandingan, kredit dari induk Holding Ultra Mikro (UMi) ini bertumbuh 8,59% (yoy) dari Juli 2023 yang sebesar Rp 1.108,59 triliun.
Kendati demikian, pendapatan bunga dari bisnis kredit BRI tersebut meningkat 14,46% (yoy) menjadi Rp 94,60 triliun. Sayangnya, tren beban bunga masih lanjut menekan karena tercatat melonjak 47,46% menjadi Rp 30,23 triliun.
Hasilnya, pendapatan bunga bersih atau net interest income (NII) cuma bergerak sedikit yaitu 3,57% secara tahunan menjadi Rp 64,37 triliun.
Kinerja keuangan BBRI selanjutnya masih pos pendapatan berbasis komisi yang naik 8,48%, dengan nominal mencapai Rp 12,71 triliun. BRI juga mencatat pendapatan lainnya yang naik tinggi 39,49% menjadi Rp 13,41 triliun.
Adapun faktor penekan lainnya adalah pos kerugian penurunan nilai aset keuangan (impairment) atau biaya provisi yang melambung hingga 58,54% menjadi Rp 23,02 triliun. Sehingga pada akhirnya laba operasional hanya bisa naik sedikit 2,15% menjadi Rp 39,48 triliun.
Rasio CASA Turun
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






