BRI (BBRI) Raup Laba Bersih Rp 31,4 Triliun pada Juli 2024
Terlepas dari sejumlah faktor yang meredam perolehan laba bersih BRI, terdapat tantangan lain yang tengah perseroan hadapi. Persoalan yang dimaksud adalah menurunnya rasio dana murah (current account saving account/CASA). Memang bukan satu-satunya faktor yang bisa menekan sisi profitabilitas, tapi patut menjadi perhatian
Rasio CASA dari BBRI bergerak turun sampai 129 basis points (bps). Sebagai perbandingan, Rasio CASA pada Juli 2023 sebesar 64,66%, kemudian turun menjadi 63,37% pada Juli 2024.
Pengaruh utamanya yaitu kebijakan BRI untuk memacu pendanaan dari deposito, dimana instrumen ini tercatat mencapai Rp 506,64 triliun atau meningkat 16,63%. Sementara total pendanaan yang masuk dalam kategori CASA tumbuh tapi lebih rendah yakni 10,25% menjadi Rp 876,41 triliun.
Jika dirinci, giro BRI memang tumbuh tinggi 25,24% menjadi Rp 357,76 triliun. Namun, dana masyarakat yang ada pada instrumen tabungan di BRI cuma naik 1,84% menjadi Rp 518,64 triliun.
Baca Juga:
BRI: Rasio Dividen Tinggi Hukumnya WajibDengan demikian, total dana pihak ketiga (DPK) BRI masih tumbuh 12,50% menjadi Rp 1.383,05 triliun pada Juli 2024. Peningkatan DPK yang lebih tinggi dari kredit yang disalurkan jadi modal penting untuk ekspansi kredit ke depan.
Sementara itu, total aset BRI pada Juli 2024 mencapai Rp 1.825,41 triliun atau tumbuh 9,30%. Liabilitas naik 10,80% menjadi sebesar Rp 1.529,65 triliun. Sedangkan ekuitas naik sedikit 2,17% menjadi Rp 295,75 triliun.
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






