Jumat, 15 Mei 2026

Begini Cara Prudential Hadapi Inflasi Medis di Industri Asuransi

Penulis : Indah Handayani
10 Sep 2024 | 19:13 WIB
BAGIKAN
PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia)
Sumber: ist
PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) Sumber: ist

JAKARTA, investor.id – Inflasi biaya kesehatan atau medis masih terjadi di industri asuransi, memberikan dampak pada peningkatan biaya pengobatan. Untuk itu, PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) menyadari menjadi sebatas penyedia perlindungan saja tidak lagi cukup dalam menghadapi inflasi medis, tapi juga harus terus meningkatkan perannya dengan ragam kegiatan pencegahan.

Chief Customer and Marketing Officer Prudential Indonesia Karin Zulkarnaen mengatakan, pihaknya tidak ingin hadir sebagai perusahaan asuransi semata, tapi juga ingin mendampingi nasabah dan masyarakat Indonesia untuk hidup lebih sehat dan bugar, sehingga bisa mewujudkan impian nasabah dan masyarakat untuk memiliki hidup yang berkualitas sampai tua nanti, dan bisa menikmati waktu bersama keluarga dan orang tersayang.

“Oleh karenanya, kami hadir melalui ragam kegiatan pencegahan, karena kami percaya pencegahan jauh lebih baik dari mengobati. Salah satunya melalui program vaksinasi bagi nasabah, Mitra Bisnis Agency, dan karyawan Prudential Indonesia yang berkolaborasi dengan mitra kesehatan kami” ujar Karin dalam keterangan pers, Selasa (10/9/2024).

ADVERTISEMENT

Karin menyebut, Prudential Indonesia menyediakan program vaksinasi melalui layanan tambahan, seperti vaksinasi pneumonia, vaksinasi DBD, dan lainnya yang dapat diakses oleh seluruh nasabah pada rumah sakit rekanan PRUPriority Hospitals.

“Dengan menggandeng mitra kesehatan terpercaya, Prudential Indonesia memberikan penawaran khusus untuk vaksinasi Typhim VI, Vaksinasi Pneumonia, dan Vaksinasi Dengue bagi nasabah, yang dapat diakses pada layanan Prodia hingga periode 31 Oktober 2024,” ucapnya.

Menurut Karin, pihaknya juga menyediakan free Medical Check Up dan Vaksin Pneumonia bagi nasabah Prestige by Prudential. Nasabah dapat menikmati layanan ini pada periode 1 September – 30 November 2024.

Hari Pelanggan

Tidak hanya itu, lanjut Karin, guna memeriahkan Hari Pelanggan Nasional 2024, pihaknya melakukan beberapa kegiatan untuk nasabah yang datang ke layanan walk-in customer di Jakarta dan juga kantor perwakilan di Medan, Bandung, Semarang, Surabaya, dan Denpasar.

Karin menambahkan, nasabah yang datang dapat memanfaatkan fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan oleh rumah sakit rekanan Prudential Indonesia. Pihaknya juga berterima kasih atas kepercayaan nasabah sehingga Prudential Indonesia terus kokoh berdiri dan melayani selama lebih dari 28 tahun di Indonesia.

“Dengan kepercayaan itu, kami dapat terus melindungi masyarakat disetiap jenjang kehidupannya, melalui solusi keuangan dan kesehatan yang mudah diakses, terjangkau, serta berpusat pada kebutuhan nasabah,” tutupnya.   

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia