Jumat, 15 Mei 2026

Merangsek UMKM, BTN Gandeng Amartha

Penulis : Edo Rusyanto
16 Okt 2024 | 17:25 WIB
BAGIKAN
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk dan PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) menandatangani naskah kerja sama di Jakarta, Rabu (16/10/2024).
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk dan PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) menandatangani naskah kerja sama di Jakarta, Rabu (16/10/2024).

Jakarta, Investor.id - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menggandeng PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) untuk memperluas pembiayaan kredit usaha kecil, mikro dan menengah (UMKM).

“Kami berharap dengan sinergi yang terjalin antara BTN dengan Amartha, akses UMKM terhadap pembiayaan BTN semakin mudah dan luas,” kata Direktur SME dan Retail Funding BTN, Muhammad Iqbal di Jakarta, Rabu (16/10/2024).

BTN berharap kolaborasi dengan Amartha dapat mendekatkan BTN dengan pelaku UMKM khususnya pada segmen ultra mikro yang belum tersentuh akses perbankan.

ADVERTISEMENT

Dia menerangkan, mitra BTN tidak hanya pengembang tapi juga para pelaku industri dari skala besar hingga UMKM yang bergerak di industri yang terlibat di properti, mulai dari toko material, toko cat, produsen genteng, batu bata, mebel bahkan kuli bangunan dan lain sebagainya, yang semuanya membutuhkan akses ke pembiayaan yang mudah dan murah.

Untuk itu, tambah Iqbal, dalam rangka implementasi ESG, BTN menggandeng Amartha yang mendukung pelaku UMKM perempuan.

“Mereka adalah perempuan yang ingin berkembang dan berkontribusi dalam meningkatkan kemampuan ekonomi keluarga sehingga sangat layak untuk kita dukung,” katanya.

Hadir dalam penandatangan PKS Kepala Divisi SME Banking BTN, Roganda Sahat Mangapul Siahaan, Direktur serta Chief Funding Officer Amartha, Julie Fauzie.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Divisi SME Banking, Roganda Sahat Mangapul Siahaan menyampaikan bahwa kredit channeling akan terus dikembangkan BTN, khususnya dengan mitra fintech lending lainnya.

“Tren pembiayaan yang diminati masyarakat sekarang adalah pinjaman dengan platform fintech lending seiring makin pesatnya penggunaan aplikasi di ponsel dan internet saat ini, sehingga BTN melalui sinergi dan kolaborasi dengan Amartha dapat memanfaatkan peluang tersebut untuk pengembangan pembiayaan ke UMKM,” katanya.

Amartha merupakan perusahaan teknologi keuangan mikro yang fokus pada pemberdayaan segmen akar rumput dengan prinsip keberlanjutan.

“Amartha memiliki teknologi risk-profiling berbasis AI yang didesain berdasarkan kebutuhan UMKM akar rumput untuk memitigasi risiko secara prudent,” tutur Julie Fauzie chief funding officer (CFO) Amartha.

Julie menerangkan, pihaknya juga memberikan intervensi berupa pendampingan bagi UMKM oleh 9,000 lebih tenaga lapangan yang tersebar di seluruh wilayah operasional Amartha.

“Kami optimistis kolaborasi dengan perbankan kredibel seperti BTN khususnya di sektor pembiayaan produktif, dapat mengakselerasi ekonomi dan kesejahteraan UMKM di pelosok Indonesia,” kata dia.

Berdiri sejak tahun 2010 hingga saat ini, Amartha telah menyalurkan permodalan senilai lebih dari Rp23 triliun kepada lebih dari 2,6 juta UMKM di Indonesia.

Selain itu, Amartha juga telah menjalin kolaborasi kepada lebih dari 35 institusi di dalam dan luar negeri.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 3 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 3 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 4 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia