Sabtu, 4 April 2026

KSSK: Sektor Jasa Keuangan Terjaga Stabil

Penulis : Rama Sukarta
18 Okt 2024 | 19:17 WIB
BAGIKAN
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/tom)
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/tom)

JAKARTA, investor.id – Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) menilai sektor jasa keuangan berjalan dengan stabil di tengah kelonggaran kebijakan moneter internasional.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sekaligus anggota KSSK, Mahendra Siregar mengatakan, stabilnya sektor jasa keuangan tercermin daripada beberapa hal, termasuk permodalan yang kuat, likuiditas yang memadai, profil risiko yang terkendali, serta kinerja sektor jasa keuangan yang positif.

Lebih spesifik, Mahendra menyebut industri perbankan terjaga dengan baik sepanjang kuartal III-2024.

Advertisement

“Kinerja industri perbankan terjaga baik didukung oleh tingkat permodalan atau capital adequacy ratio (CAR) per Agustus 2024 yang tetap kuat sebesar 26,78%,” ucap Mahendra pada konferensi pers KSSK di Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (18/10/2024).

Dari sisi kinerja intermediasi, kredit perbankan mencatatkan pertumbuhan double digit yaitu 11,4% menjadi Rp 7,508 triliun pada Agustus 2024. Didorong oleh kredit investasi yang tumbuh tinggi sebesar 13,08%, diikuti oleh kredit konsumsi sebesar 10,83% dan kredit modal kerja 10,75%.

Lebih lanjut, Mahendra menyebut dana pihak ketiga (DPK) perbankan tumbuh 7,01% menjadi Rp 8,650 triliun, dengan giro yang menjadi kontributor terbesar tumbuh 10,06%.

“Risiko kredit perbankan juga terjaga dengan rasio non-performing loan (NPL), dengan NPL net dan NPL gross tetap rendah di bawah ambang batas, masing-masing di rekor 6,78% dan 2,22%,” pungkas Mahendra.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 7 menit yang lalu

Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data 

Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah Putih
InveStory 18 menit yang lalu

Ketika Asuransi Harus Berpikir Seperti Bisnis Ritel

Makin banyak masyarakat dan pelaku usaha kecil terlindungi, makin kuat pula fondasi ekonomi nasional.
International 27 menit yang lalu

Warren Buffett Beri Peringatan Keras Sistem Perbankan Global Sedang Rapuh

Warren Buffett peringatkan kerapuhan sistem perbankan global. Berkshire Hathaway timbun kas US$ 373 miliar saat risiko properti meningkat.
National 1 jam yang lalu

Sebar Qurban 2026 Targetkan Ratusan Ribu Penerima

Selain nilai spiritual, kegiatan kurban dapat berkontribusi terhadap ketahanan pangan serta mendukung perputaran ekonomi masyarakat.
Business 1 jam yang lalu

Hemat Energi 40%, Industri Tekstil Mulai Adopsi Truk Listrik

Penggunaan kendaraan listrik menjadi langkah strategis dalam merespons tantangan pasokan BBM di tengah dinamika geopolitik global.
International 2 jam yang lalu

WHO Kecam Serangan ke Fasilitas Kesehatan di Iran

WHO kecam serangan AS & Israel ke fasilitas kesehatan Iran. 4 juta orang mengungsi, risiko wabah penyakit kian mengancam Timur Tengah.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia