BNI Kembali Dukung UKM Tembus Pasar Global
JAKARTA, investor.id - PT Bank Negara Indonesia (Persero) atau BNI (BBNI) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong usaha kecil dan menengah (UKM) Indonesia meraih pasar global.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengungkapkan, sejak diluncurkan pada Agustus 2021, BNI Xpora telah menjadi one stop export solution hub bagi UKM Indonesia untuk melakukan ekspor produknya ke berbagai negara.
"BNI Xpora menawarkan beragam layanan lengkap dari mulai pelatihan, pendampingan, pembiayaan, dan fasilitas akses pasar antara lain melalui penyelenggaraan business matching dengan Perwakilan Perdagangan Indonesia, beragam event di dalam maupun di luar negeri agar UKM mampu bersaing secara internasional dan berkontribusi signifikan terhadap perekonomian Indonesia," jelas Okki dalam keterangan tertulisnya, Selasa (18/2/2025).
Baca juga: BNI (BBNI) Kuasai 14,67% Pangsa Trade Finance
Adapun, produsen camilan keripik tempe, Kultiva Co, menjadi salah satu UKM yang mengikuti program Xpora hingga meraih pembeli dari China. Okki melanjutkan, banyak UKM lokal yang mengikuti program BNI Xpora berhasil berkembang hingga menembus pasar global, salah satunya PT Kultiva Indonesia Makmur (Kultiva Co).
Produsen keripik tempe ini berhasil memperluas jangkauan pasarnya karena mendapatkan beberapa fasilitas BNI Xpora seperti business pitching dan business matching, termasuk kesempatan mengikuti pameran di beberapa negara.
Berkat dukungan dari BNI Xpora, Kultiva Co yang dimiliki oleh pasangan pengusaha Suryaningsih Wibowo dan Susanto ini baru saja melakukan pelepasan ekspor ke China pada Jumat (14/2/2025). Kripik Tempe Kultiva sebelumnya telah melakukan ekspor ke 10 negara diantaranya Jerman dan Thailand.
Baca juga: Diaspora Loan BNI Dukung Pengusaha Ekspansi Bisnis
“Saya mulai dari pelatihan tingkat kelurahan hingga Kementerian melalui beberapa instansi. Namun, melalui BNI Xpora kami dibantu dalam perluasan akses pasar, dengan cara keikutsertaan business matching hingga pameran ke Hong Kong dan Amerika,” jelas wanita yang akrab disapa Suryani.
Dukungan BNI Xpora, kata Suryani terbukti sangat bermanfaat, terutama dalam aspek pemasaran dan koneksi dengan pembeli internasional. Dukungan tersebut sangat membantu kalangan pelaku usaha yang belum memiliki tim pemasaran yang memadai.
“Kami bahkan tidak memiliki tim sales, tetapi berkat BNI Xpora, kami memiliki jaringan buyer yang luas. Tim BNI sangat aktif membantu mencarikan buyer yang tepat,” tambahnya.
Suryani menambahkan, pihaknya berencana melakukan ekspansi pasar ke empat negara Eropa seperti Swiss, Belanda, Jerman, dan Prancis. Saat ini, ekspor ke Jerman sudah dilakukan tiga kali dalam jumlah kecil, namun sedang dalam proses menuju ekspor dalam skala yang lebih besar.
Baca juga: Adu Cuan Lima Bank Besar
Berawal dari usaha rumahan dengan dua orang pekerja, kini Kultiva telah berkembang menjadi perusahaan dengan 28 karyawan tetap, serta bekerja sama dengan 12 kelompok koperasi dan UMKM yang masing-masing memiliki sekitar 20 anggota.
“Dalam satu kali produksi, kami bisa menggerakkan puluhan orang dalam rantai pasok,” ujarnya.
Dengan pertumbuhan yang pesat dan dukungan dari berbagai pihak, Kultiva Co optimistis dapat terus memperluas pasar dan membawa produk keripik tempe serta keripik buah lainnya ke lebih banyak negara di dunia.
“Dukungan dari BNI Xpora sangat membantu, termasuk dalam pemantauan pembayaran dari buyer yang juga menggunakan layanan BNI di luar negeri,” pungkas dia.
Editor: Nida Sahara
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler






