Jumat, 15 Mei 2026

Menyelaraskan Prinsip ESG dengan Syariah

Penulis : Euis Rita Hartati
23 Mei 2025 | 20:14 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi faktor-faktor lingkungan, sosial dan tata kelola atau ESG (environmental, social and governance). ( Foto: SWKStock/Shutterstock.com )
Ilustrasi faktor-faktor lingkungan, sosial dan tata kelola atau ESG (environmental, social and governance). ( Foto: SWKStock/Shutterstock.com )

JAKARTA, investor.id — Prinsip-prinsip Environmental, Social, & Governance (ESG) ternyata bisa diselaraskan dengan maqashid syariah atau nilai-nilai syariah.

Hal ini dibuktikan oleh PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) yang mampu menciptakan inovasi dan penguatan dalam tata kelola, pengembangan produk berkelanjutan, serta literasi dan advokasi ESG, bahkan hingga di tingkat global.

Dalam hal tata kelola, BSI membentuk unit kerja khusus ESG untuk mengawal implementasi ESG di BSI, sejak Juni 2024. “Implementasi ESG menjadi salah satu komitmen perseroan untuk menjalankan operasional dan bisnis bank yang selaras dengan nilai-nilai maqashid syariah, yang mensinergikan prinsip 3P (people, profit,planet) sehingga membawa kemanfaatan bagi sosial dan lingkungan,” kata Wakil Direktur BSI Bob T. Ananta, di Jakarta.

ADVERTISEMENT

Dijelaskan Bob, BSI juga menerbitkan ESG Guiding Principle yang telah ditandatangani seluruh manajemen sebagai bentuk komitmen dan strategi BSI dalam mengintegrasikan aspek ESG dalam aktivitas bisnis serta operasional.

Untuk mendukung Net Zero Emission (NZE) Indonesia dan Global, BSI mengembangkan platform Digital Carbon Tracking untuk mengukur, mengelola, dan melaporkan emisi gas rumah kaca (GRK) yang dihasilkan dari kegiatan operasional dan bisnis bank. Selain itu, tahun ini, BSI menjadi anggota United Nations Environment Programme Finance Initiative (UNEP-FI) sebagai komitmen dalam mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan dan aksi iklim.

Menyelaraskan Prinsip ESG dengan Syariah
Penghargaan yang diterima BSI

“Selain dalam aspek tata kelola, BSI juga terus berupaya meningkatkan penyaluran pembiayaan hijau dan pembiayaan UMKM yang berdasarkan prinsip keberlanjutan, diantaranya melalui penerbitan Sustainability Sukuk di tahun 2024 lalu dan akan terus dilanjutkan pada tahun 2025 ini,” jelasnya.

Hasil penerbitan Sustainability Sukuk yang pertama telah memberikan dampak positif, diantaranya perluasan akses terhadap layanan esensial (80.000 siswa menerima pendidikan yang tersebar di 152 institusi pendidikan, 168.000 orang dapat menjangkau layanan kesehatan melalui 78 institusi kesehatan), pembiayaan 734 UMKM yang memberdayakan 1.900 orang, menciptakan energi terbarukan sebanyak 148.000 MVH di Bengkulu dengan total pengurangan emisi tahunan sebanyak 130.000 tCO2e, dan penyediaan sumber daya air/pengolahan limbah air yang menjangkau 28.000 rumah dan 84.000 orang.

BSI juga mengembangkan instrumen Green Zakat yang mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan melalui pendayagunaan zakat yang memberikan dampak positif bagi sosial dan lingkungan.

“Pencapaian-pencapaian ini merupakan manifestasi gebrakan dan terobosan baru ESG BSI sebagai barometer keuangan syariah dan keuangan berkelanjutan,” kata Bob.

Berbagai upaya tersebut, BSI mencatatkan prestasi pada ajang Euromoney Islamic Finance Awards 2025 dengan meraih penghargaan bidang Environmental, Social, & Governance (ESG) dan Wealth Management. BSI menjadi satu-satunya bank syariah yang berhasil meraih tiga kategori ESG. Yakni The World’s Best Islamic Bank for ESG, Asia’s Best Islamic Bank for ESG, dan Indonesia’s Best Islamic Bank for ESG. Selain itu, BSI juga berhasil mendapatkan Indonesia’s Best Islamic Bank for Wealth Management.

Upaya dan kontribusi BSI dalam meningkatkan literasi ESG dan publikasi di tingkat global terekam melalui beberapa kegiatan, antara lain menyuarakan keuangan syariah di tingkat global dalam side event Financing for Development Forum UN ECOSOC dengan tema Innovative Financing: Leveraging Islamic Finance for SDGs yang digelar di Markas Besar PBB New York, 28 April 2025.

Menjadi narasumber dalam SDG Hive ASEAN yang merupakan bagian dari Ethical Finance ASEAN Summit diselenggarakan di Kuala Lumpur, 18 Februari 2025. BSI mewakili Indonesia dengan memaparkan nilai-nilai syariah yang selaras dengan ESG, di mana bisnis dan operasional tidak hanya berorientasi pada finansial tapi juga memberikan kebermanfaatan secara sosial, lingkungan, dan spiritual.

Sementara itu, BSI juga meraih Indonesia’s Best Islamic Bank for Wealth Management. Menurut Bob, hal ini menandai reputasi BSI sebagai pelopor layanan wealth management syariah terintegrasi dan modern di Indonesia.

“Sepanjang tahun 2024, BSI terus berinovasi melalui peluncuran berbagai produk investasi syariah. Termasuk Reksa Dana Syariah terproteksi dan offshore. Saat ini, BSI telah memasarkan lebih dari 25 produk reksa dana syariah,” lanjutnya.

Menurutnya, kuatnya layanan Wealth Management BSI diberikan kepada nasabah melalui produk BSI Prioritas. Produk tersebut diperkuat dengan ekosistem wealth management syariah yang dibangun secara komprehensif melalui empat pilar. Pertama, Wealth Accumulation. Nasabah dapat berinvestasi melalui instrumen reksa dana, sukuk, emas, dan deposito. Kedua, Wealth Protection yang menawarkan produk proteksi melalui kerja sama dengan Prudential Sharia. Ketiga, Wealth Distribution yang merupakan layanan konsultasi waris Islam. Keempat, Wealth Purification melalui layanan zakat, infak, sedekah, dan wakaf.

Wealth Management BSI pun memberikan layanan eksklusif bagi nasabah BSI Prioritas dan Private. Dalam hal ini perseroan memberikan fasilitas unggulan seperti Haji & Umrah Concierge, konsultasi pajak & waris, Airport Executive Lounge, hingga Medical Concierge dan Overseas Education Assistance.

Bob menambahkan “BSI Prioritas memberikan pengalaman personal dan holistik kepada nasabah. Adapun saat ini BSI memiliki 23 outlet BSI Prioritas yang tersebar secara strategis di seluruh Indonesia untuk mendukung pelayanan eksklusif yang optimal”.

Editor: Euis Rita Hartati

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 36 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 46 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 9 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia