Jumat, 15 Mei 2026

Tantangan Literasi di Tengah Pertumbuhan Industri Asuransi Syariah

Penulis : Heru Febrianto
21 Jul 2025 | 15:57 WIB
BAGIKAN
(Tengah kanan) Presiden Direktur Sun Life Indonesia Albertus Wiroyo, saat kunjungan ke salah satu cabang Bank Muamalat. Kemitraan strategis antara Sun Life dan Bank Muamalat mencerminkan sinergi yang kuat dalam mendorong pertumbuhan industri keuangan syariah di Indonesia. (Foto Ist)
(Tengah kanan) Presiden Direktur Sun Life Indonesia Albertus Wiroyo, saat kunjungan ke salah satu cabang Bank Muamalat. Kemitraan strategis antara Sun Life dan Bank Muamalat mencerminkan sinergi yang kuat dalam mendorong pertumbuhan industri keuangan syariah di Indonesia. (Foto Ist)

JAKARTA, investor.id – Tantangan literasi keuangan syariah di Tanah Air masih sangat nyata. Berdasarkan survei terbaru Otororitas Jasa Keuangan (OJK) dan Biro Pusat Statistik (BPS) 2024, tingkat literasi keuangan syariah memang menunjukkan kenaikan signifikan dari 9% menjadi 39%, namun angka ini masih tertinggal dibandingkan literasi keuangan umum yang telah mencapai 65% dan inklusi keuangan nasional sebesar 75%.

Padahal, potensi pasar syariah terus berkembang. Aset industri keuangan syariah nasional telah tumbuh mencapai Rp 2.884 triliun per Desember 2024, dengan proyeksi pertumbuhan industri asuransi syariah sebesar 6–8% secara year on year (YoY) di tahun ini.

Untuk itu, Sun Life Indonesia bersama Bank Muamalat Indonesia menghadirkan Bancassurance Week 2025 sebagai bagian dari komitmen bersama untuk memperkuat literasi, memperluas inklusi, dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya proteksi keuangan yang sesuai dengan prinsip syariah.

ADVERTISEMENT

Diselenggarakan secara serentak di 27 kantor cabang Bank Muamalat di berbagai kota di Indonesia, kampanye ini membawa edukasi langsung ke masyarakat melalui pendekatan yang kolaboratif, interaktif, dan mudah diakses.

Presiden Direktur Sun Life Indonesia, Albertus Wiroyo menilai edukasi adalah pintu pertama menuju kemandirian finansial. Melalui Bancassurance Week 2025, perusahaan ingin membawa edukasi itu langsung ke tengah masyarakat dengan cara yang menyenangkan, relevan, dan mudah diakses.

“Literasi yang masih belum merata menunjukkan bahwa upaya ini sangat dibutuhkan. Di saat yang sama, potensi pasar asuransi syariah di Indonesia sangat besar. Program ini hadir untuk menjembatani kesenjangan tersebut dan membuka akses masyarakat terhadap proteksi berbasis nilai-nilai syariah,” ujar Albertus dalam keterangan rilisnya dikutip di Jakarta, Senin (21/7/2025).

Sementara itu, Direktur Utama PT Bank Muamalat Indonesia Tbk, Imam Teguh Saptono menjelasakan inklusi tidak mungkin terjadi tanpa edukasi. Untuk itu kegiatan Bancassurance Week menjadi momentum penting bagi Bank Muamalat dalam memperkuat peran sebagai bank syariah yang aktif memberikan literasi finansial kepada nasabah.

“Sinergi dengan Sun Life Indonesia sejalan dengan ikhtiar Bank Muamalat menjadi bank syariah yang memberikan solusi keuangan terbaik dan relevan bagi masyarakat Indonesia melalui produk-produk yang inovatif,” ungkap Imam.

Kemitraan strategis antara Sun Life dan Bank Muamalat dalam program ini mencerminkan sinergi yang kuat dalam mendorong pertumbuhan industri keuangan syariah di Indonesia. Inisiatif ini bukan hanya bentuk komitmen terhadap pertumbuhan bisnis, tetapi juga kontribusi nyata dalam membangun masyarakat yang lebih tangguh secara finansial dan spiritual.

Dengan tema ‘Bersama Sun Life Makin Pintar, Makin Besar, Makin Lancar”, kampanye ini menyentuh berbagai lapisan seperti peningkatan kapabilitas tenaga pemasar bank, melalui pelatihan penyegaran dan konten edukatif interaktif seperti kuis harian dan kompetisi video.

Selain itu, pengalaman nasabah yang lebih bermakna dan sesuai kebutuhan, melalui rangkaian kegiatan di cabang yang mencakup edukasi langsung, konsultasi perlindungan syariah, program spesial seperti kuis, hadiah harian, dan merchandise eksklusif.

Tak hanya edukatif, kampanye ini juga memperkenalkan produk unggulan berbasis syariah, yaitu Asuransi Salam Hijrah Sejahtera (SAHAJA) yang kini dapat diakses secara langsung melalui customer service Bank Muamalat.

SAHAJA merupakan produk asuransi jiwa tradisional berbasis syariah yang dirancang untuk menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat, termasuk mereka yang selama ini belum memiliki kesempatan dan akses yang mudah terhadap produk perlindungan jiwa berbasis syariah.

Editor: Heru Febrianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 2 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 3 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia