Pemberi Kerja Harus Persiapkan Rencana Pensiun Karyawan Sejak Dini
JAKARTA, investor.id – Dana Pensiun Lembaga Keuangan PT AXA Mandiri Financial Services (DPLK AXA Mandiri) menggelar kegiatan literasi keuangan dan client gathering di Surabaya, Jawa Timur, dengan tema Liabilities Akuntansi Menjadi Aset Produktif Melalui Dana Pensiun.
Kegiatan ini merupakan kontribusi AXA Mandiri dalam mendukung Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2025 yang diinisiasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Dalam acara tersebut DPLK AXA Mandiri berbagi pengetahuan tentang pentingnya program pensiun di hadapan 100 perwakilan perusahaan yang hadir.
Selain berbagi pengetahuan tentang program pensiun, AXA Mandiri mengundang Halim Gunawan, President Director & Consulting Actuary dari PT Miliman Indonesia untuk berbagi wawasan dalam bidang akturial, Farid Abdurrahman Division Head of Fixed Income & Research Mandiri Manajemen Investasi, Fara Laila Bahrini, Retail Funding & Personal Loan Head, Bank Mandiri, Helmi Ikhwanul Arifin, Transaction Banking Wholesale Head, Bank Mandiri yang akan berbagi pengetahuan investasi serta keuangan dan Endah Mirasanty dari Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Surabaya untuk berbagi informasi terkait aspek perpajakan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya DPLK AXA Mandiri untuk meningkatkan kesadaran perusahaan dalam mencadangkan dan menyiapkan dana pensiun bagi karyawan melalui program Dana Pensiun Lembaga Keuangan.
Pada kesempatan yang sama, DPLK AXA Mandiri juga menyerahkan secara simbolis bukti tanda kepesertaan Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP) untuk Pakuwon Group, Japfa Group, PT Ben Santosa dan PT Petrogas Jatim Utama Cendana.
PPIP adalah program yang memberikan perencanaan dan manfaat pensiun bagi karyawan. Melalui serah terima ini, DPLK AXA Mandiri resmi menjadi pengelola dana pensiun para pihak tersebut.
“Perencanaan keuangan menjadi aspek penting saat menghadapi kondisi ekonomi yang dinamis. Oleh karena itu kegiatan literasi dan serah terima bukti tanda kepesertaan PPIP ini menjadi wujud komitmen DPLK AXA Mandiri dalam perencanaan keuangan di masa pensiun untuk para karyawan,” kata Direktur AXA Mandiri, Uke Giri Utama dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (17/9/2025)..
Baca Juga:
Strategi Meningkatkan Literasi AsuransiSepanjang 2024, jumlah peserta DPLK AXA Mandiri mencapai 526 perusahaan naik 10 persen dari tahun sebelumnya yang berada di angka 476 perusahaan dengan total pekerja yang terlindungi mencapai 200 ribu lebih. Lebih lanjut, pada semester satu 2025, AXA Mandiri telah mengelola lebih dari Rp15 triliun dana pensiun.
“Dengan pencapaian finansial yang positif secara konsisten, DPLK AXA Mandiri mampu memberikan manfaat lebih besar dan melindungi lebih banyak pekerja. Oleh karena itu kesadaran perencanaan masa pensiun perlu dibangun oleh pemberi kerja dan karyawan secara bersamaan,” sambung Uke.
Ada beberapa layanan yang diberikan DPLK AXA Mandiri antara lain PPIP Individu, PPIP Group hingga Dana Kompensasi Pascakerja (DKP).
Sedangkan untuk pengelolaan investasi dana pensiun DPLK AXA Mandiri menyediakan delapan layanan yaitu pasar uang, pendapatan tetap, pasar uang syariah, pendapatan tetap syariah, pasar uang saham, pendapatan tetap saham dan dua investasi kombinasi.
Editor: Imam Suhartadi
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






