Ekspansi Bisnis Ritel, Laba Bersih Nobu Bank Tumbuh 46%
JAKARTA, investor.id – PT Bank Nationalnobu Tbk (Nobu Bank) sepanjang tahun 2025 lalu berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp481,3 miliar atau meningkat 46,30% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Corporate Secretary Nobu Bank, Mario Satrio menjelaskan perseroan membukukan kinerja yang impresif sepanjang tahun buku 2025 dengan mencatatkan pertumbuhan pada berbagai indikator utama keuangan, seiring dengan semakin kuatnya ekspansi bisnis ritel, pengembangan ekosistem pembayaran digital, serta pengelolaan bisnis yang tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.
“Kinerja tersebut mencerminkan keberhasilan perseroan dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis, efisiensi operasional, serta penguatan sumber pendapatan berbasis transaksi,” kata Mario dalam keterangan rilisnya dikutip di Jakarta, Kamis (2/4/2026).
Sejalan dengan pertumbuhan tersebut, total aset perseroan tercatat mencapai Rp41,2 triliun atau meningkat 23,67% secara tahunan (year on year/yoy), yang menempatkan Nobu Bank di jajaran Top 25 bank swasta nasional saat ini. Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat sebesar Rp28,9 triliun, tumbuh 18,76% (yoy), mencerminkan semakin meningkatnya kepercayaan nasabah terhadap layanan dan produk perseroan.
Di sisi intermediasi, penyaluran kredit perseroan mencapai Rp24,2 triliun, tumbuh 20,07% (yoy) dengan kontribusi utama berasal dari segmen konsumer khususnya Kredit Pemilikan Rumah (KPR), serta segmen UKM dan mikro.
“Pertumbuhan tersebut tetap disertai dengan pengelolaan risiko yang prudent, sehingga kualitas kredit perseroan tetap terjaga dengan rasio kredit bermasalah (NPL) yang tetap rendah di 0,44% (Gross) dan dengan Rasio CKPN terhadap NPL sebesar 222%,” imbuhnya.
Sementara itu, kinerja pendapatan berbasis fee based income juga menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan dengan berkontribusi 16,6% dari total pendapatan. Pendapatan ini ditopang oleh perkembangan layanan transaksi perbankan digital, agent banking, bancassurance, dan administrasi kredit.
Editor: Heru Febrianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






