Ekspor Olahan Kakao Ditargetkan Tumbuh 61%
JAKARTA - Pemerintah menargetkan peningkatan kapasitas produksi kakao olahan dapat menumbuhkan ekspor produk olahan kakao sampai 61 persen pada tahun ini.
"Ekspor kakao olahan ditargetkan meningkat 61 persen karena ada peningkatan kapasitas produksi kakao olahan," kata Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu saat menyampaikan keterangan mengenai kinerja ekspor impor di kantor Kementerian Perdagangan Jakarta, Rabu.
Ia mengatakan, tahun 2011 ini produksi kakao olahan diproyeksikan mencapai 280 ribu ton, meningkat bermakna dibanding produksi kakao olahan tahun 2010 yang hanya sekitar 180 ribu ton.
Pemerintah, kata Menteri Perdagangan melanjutkan, mendorong peningkatan kuantitas dan kualitas produksi biji kakao nasional melalui Gerakan Nasional Kakao untuk mendukung pertumbuhan industri pengolahan kakao dalam negeri.
Lebih lanjut Menteri Perdagangan menjelaskan, pemerintah konsisten mendorong pertumbuhan industri pengolahan kakao untuk meningkatkan nilai tambah komoditas ekspor utama tersebut.
Upaya itu antara lain dilakukan dengan mengenakan bea keluar dalam ekspor biji kakao per 1 April 2010 untuk menarik minat investor menanamkan modal pada industri pengolahan kakao.
Pemerintah juga menawarkan berbagai kemudahan kepada pemilik modal nasional maupun asing yang ingin melakukan investasi pada industri pengolahan biji kakao, termasuk diantaranya berupa keringanan pajak barang modal dan pembebasan bea masuk impor barang penolong.
Indonesia sampai sekarang masih menjadi salah satu produsen dan eksportir kakao besar dunia.
Secara keseluruhan, menurut data Kementerian Perdagangan, nilai ekspor kakao selama Januari-Oktober 2010 meningkat 13,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2009.
Nilai ekspor kakao selama sepuluh bulan pertama tahun 2010 sebesar 1,3 miliar dolar AS dan pada periode yang sama tahun 2009 sebesar 1,0 miliar dolar AS. (tk/ant)
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Tag Terpopuler
Terpopuler

