Tarif AS Naik, Momentum Indonesia Jadi Hub Rantai Pasok
Namun, di balik tantangan tersebut, menurut Yukki, ada peluang besar bagi Indonesia, khususnya dalam bisnis logistik dan supply chain (rantai pasok). Dengan tingginya tarif yang dikenakan AS kepada negara-negara di kawasan Asia Tenggara, terutama Vietnam, Indonesia dapat menjadi destinasi baru bagi aliran suplai yang sebelumnya mengalir melalui Vietnam.
“Sebagai contoh, produk-produk dari Vietnam yang dikenakan tarif lebih tinggi seperti elektronik, tekstil, sepatu, dan furnitur, dapat beralih ke Indonesia. Hal ini membuka kesempatan bagi Indonesia untuk menjadi hub rantai pasok yang lebih efisien bagi negara-negara yang terpengaruh kebijakan AS,” jelas Yukki.
Baca Juga:
4 Rekomendasi Respons Tarif TrumpDia meminta pemerintah pemerintah perlu segera bertindak dengan memanfaatkan momentum ini. “Upaya yang perlu dilakukan termasuk memperbaiki kemudahan berusaha, mulai dari perizinan hingga logistik dan infrastruktur,” paparnya.
Selain itu, penting untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif, termasuk dengan memberantas pungutan liar (pungli), agar Indonesia bisa menangkap peluang dari relokasi usaha perusahaan-perusahaan yang terkena tarif lebih tinggi, seperti yang terjadi di Vietnam, Laos, Kamboja, bahkan Thailand.
"Dengan langkah-langkah strategis tersebut, Indonesia memiliki potensi untuk memperkuat posisinya di pasar global, memanfaatkan pergeseran rantai pasok global, dan mengoptimalkan peluang yang ditawarkan oleh kebijakan tarif impor baru AS," ungkap Yukki.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler


