Kamis, 14 Mei 2026

Demonstran Pro-Demokrasi Hong Kong Kembali Bentrok dengan Polisi

Penulis : Alex Dungkal dan Emral Ferdiansyah
1 Des 2014 | 08:05 WIB
BAGIKAN

HONGKONG-Demonstran pro-demokrasi Hong Kong kembali bentrok dengan polisi ketika mereka berupaya mengepung markas pemerintah Minggu malam (30/11), meningkatkan gerakan mereka demi tercapainya reformasi demokrasi sesungguhnya setelah berkemah di jalan-jalan kota itu selama lebih dari dua bulan.

Mengulangi peristiwa yang kerap terjadi sejak gerakan itu dimulai akhir September lalu, para demonstran yang membawa payung – dan kini menjadi simbol gerakan pro-demokrasi Hong Kong – bentrok dengan polisi yang bersenjatakan semprotan merica, pentungan dan pelindung anti-huru-hara.

ADVERTISEMENT

Setelah para pemimpin mahasiswa mengatakan kepada kerumunan massa yang berkumpul di luar markas pemerintah bahwa mereka akan meningkatkan aksi, ratusan demonstran pun berjalan melewati garis polisi yang mengeliling kompleks itu.

Demonstran memblokir lalu lintas di sebuah jalan utama, tetapi aksi menuju kantor kepala eksekutif Hong Kong Leung Chun-Ying itu dihentikan polisi.

Demonstran mengatakan mereka ingin menduduki jalan itu hingga Senin pagi supaya Leung dan pejabat-pejabat pemerintah lainnya tidak bisa memasuki kantor itu, tetapi polisi membubarkan demonstran secara agresif, memukul mundur mereka dengan pentungan dan semprotan merica.

Menurut Federasi Mahasiswa Hong Kong, polisi menangkap sedikitnya lima demonstran. (VoaNews/ID)


Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 23 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 53 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia