Jumat, 15 Mei 2026

JPMorgan Pangkas Proyeksi PDB AS untuk 2022 dan 2023

Penulis : Investor Daily
19 Mei 2022 | 09:38 WIB
BAGIKAN
Kantor pusat JPMorgan Chase & Co. World di New York City, Amerika Serikat (AS). (Foto: AFP / Johannes EISELE)
Kantor pusat JPMorgan Chase & Co. World di New York City, Amerika Serikat (AS). (Foto: AFP / Johannes EISELE)

NEW YORK, investor.id – Perusahaan jasa keuangan terkemuka dunia JPMorgan pada Rabu (18/5/2022) memangkas ekspektasinya untuk pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) riil Amerika Serikat (AS) untuk paruh kedua 2022 dan 2023.

Departemen penelitian ekonomi dan kebijakan perusahaan itu memangkas proyeksi paruh kedua menjadi 2,4% dari 3,0% dan memangkas target paruh pertama 2023 menjadi 1,5% dari 2,1%. Kemudian untuk paruh kedua 2023 memangkas pandangannya menjadi 1,0% dari 1,4%.

Dikatakan, mungkin ada cukup perlambatan pertumbuhan yang mengarah pada peningkatan bertahap dalam tingkat pengangguran akhir tahun depan, membantu meringankan beberapa tekanan upah yang telah dibangun.

"Singkatnya, kami memperkirakan soft landing, tetapi sangat menyadari bahwa hasil ini jarang (jika pernah) terjadi," menurut penelitian yang dipimpin oleh ekonom Michael Feroli.

ADVERTISEMENT

Editor: Nasori

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia