Jokowi Ingin Tesla Buat Mobil Listrik di Tanah Air
JAKARTA, investor.id – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mendesak produsen kendaraan listrik (electric vehicle/ EV) Tesla untuk memroduksi mobil serta baterainya di dalam negeri, dilansir dari Bloomberg News.
Jokowi, sebagai presiden yang populer, mengatakan dalam sebuah wawancara bahwa Indonesia menginginkan ekosistem besar mobil listrik daripada hanya memanfaatkan sumber daya alamnya untuk membuat baterai.
Dia juga mengatakan Indonesia sedang mempertimbangkan untuk mengenakan tarif pajak atas ekspor produk nikel tahun ini untuk meningkatkan pendapatan negara. Pejabat sebelumnya mengatakan ini bisa diterapkan paling cepat di kuartal III-2022.
Presiden dan pejabat senior pemerintah mengadakan pertemuan awal tahun ini dengan pendiri Tesla Elon Musk. Pada pertemuan tersebut, pemerintah menyampaikan bahwa pihaknya telah meminta untuk Musk mempertimbangkan Indonesia sebagai pusat manufaktur mobil, selain membuat baterai.
Perwakilan Tesla tidak segera menanggapi permintaan komentar. Kementerian Investasi atau Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) tidak menanggapi pertanyaan tentang kemajuan potensi kesepakatan dengan Tesla.
Luhut Pandjaitan, menteri senior yang mengawasi pembicaraan dengan Tesla, awal bulan ini mengatakan kepada media bahwa perusahaan Amerika Serikat (AS) tersebut telah mencapai kesepakatan senilai sekitar US$ 5 miliar untuk membeli produk nikel dari perusahaan pengolahan nikel yang beroperasi di Morowali, Sulawesi. Bahan nikel akan digunakan dalam baterai lithium Tesla.
Luhut menambahkan kementeriannya masih bernegosiasi dengan Tesla, tetapi Musk sibuk dengan urusan domestik mengenai Twitter, kata Luhut. Perusahaan media sosial Twitter Inc. dan Musk saat ini saling menggugat atas upaya Musk meninggalkan kesepakatannya untuk mengakuisisi Twitter senilai US$ 44 miliar.
Selama pertemuan mereka pada Mei 2022, Jokowi mengundang Musk untuk mengunjungi Indonesia pada November 2022, ketika negara itu akan menjadi tuan rumah pertemuan puncak para pemimpin Kelompok ekonomi utama dunia G20.
Perusahaan yang telah berinvestasi atau telah mengumumkan rencana investasi mereka di manufaktur EV di Indonesia di antaranya perusahaan Jepang Toyota Motor Corp., Mitsubishi Motors Corp., dan Hyundai Motor Group Korea Selatan.
SGMW Motor Indonesia, bagian dari perusahaan patungan (joint venture/ JV) SAIC Motor Corp Ltd, General Motors Co., dan Wuling Motors, memiliki pabrik perakitan kendaraan listrik.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






