Putin: Tanggapan Terhadap Serangan Ukraina Akan Berat
MOSKOW, investor.id – Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan Senin (10/10) bahwa tanggapan Rusia terhadap serangan Ukraina lebih lanjut akan "berat", setelah pasukan Rusia melakukan serangan rudal pembalasan di seluruh Ukraina.
“Tidak mungkin membiarkan (serangan Ukraina) tidak terjawab. Jika upaya serangan teroris berlanjut, tanggapan dari Rusia akan parah dan sesuai dengan tingkat ancaman,” kata Putin pada awal pertemuan televisi dewan keamanan Rusia, Senin.
“Jangan ada keraguan tentang itu,” tegasnya.
Pernyataannya itu muncul setelah ledakan besar pada Sabtu (8/10) merusak jembatan utama di Krimea, proyek utama Putin. Jembatan itu jaringan transportasi penting antara Rusia dan semenanjung Moskow yang dicaplok pada 2014.
Menanggapi serangan itu, Putin mengatakan Rusia melakukan serangan besar-besaran.
“Dengan senjata jarak jauh berpresisi tinggi ... pada energi, komando militer, dan fasilitas komunikasi di Ukraina,” kata Putin.
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa serangkaian serangan yang ditembakkan telah mencapai tujuan mereka. “Semua target telah terkena,” katanya.
Putin juga menuduh pasukan Ukraina melancarkan tiga serangan terhadap pembangkit listrik tenaga nuklir Kursk di Rusia, sekitar 85 kilometer (km) dari perbatasan Ukraina dan berusaha untuk mengenai pipa gas TurkStream yang mengalir dari Rusia ke Turki di bawah Laut Hitam.
Ibu kota Ukraina, Kyiv, dilanda beberapa serangan Rusia pada Senin pagi. Ini jadi serangan yang pertama sejak akhir Juni 2022, lapor wartawan AFP dari kota tersebut.
Mantan presiden Rusia Dmitry Medvedev mengatakan serangan itu hanya episode pertama. Tujuan Rusia harus membongkar total rezim politik Ukraina, katanya.
Pihak Rusia juga melancarkan serangan ke beberapa kota lain di Ukraina, terutama menargetkan infrastruktur energi.
Pemadaman listrik dilaporkan di beberapa wilayah, termasuk kota kedua Ukraina Kharkiv dan wilayah sekitarnya, ditambah wilayah Sumy timur laut, wilayah Zhytomyr di utara, dan wilayah Khmelnitskyi di barat.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now





