Jumat, 15 Mei 2026

Hari Ini, Presiden Jokowi Luncurkan Pandemic Fund

Penulis : Moh Said
13 Nov 2022 | 11:19 WIB
BAGIKAN
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers 2nd Joint Finance and Health Minister Meeting di Hotel Mulia Resort, Nusa Dua pada Sabtu (12/11) malam. Dari kiri ke kanan: Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers 2nd Joint Finance and Health Minister Meeting di Hotel Mulia Resort, Nusa Dua pada Sabtu (12/11) malam. Dari kiri ke kanan: Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Badung, Investor.id – Pertemuan bersama menteri keuangan dan menteri kesehatan negara anggota G20 telah selesai, dan salah satunya menghasilkan kesepakatan pembentukan The Pandemic Fund (Dana Pandemi). Pandemic Fund menurut rencana akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Minggu (13/11/2022)

“Dengan Pandemic Fund ini, kita berfokus pada bagaimana kita dapat memperbaiki dan menyempurnakan arsitektur kesehatan nasional, dan terus melanjutkan peran WHO sebagai pemimpin teknis dan pemimpin panel advisory teknis, dan juga Bank Dunia sebagai wali untuk dana perwalian pandemi ini,“ jelas Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers Pertemuan Gabungan Kedua Menteri Keuangan dan Menteri Kesehatan (2nd JFHMM), di Nusa Dua, Bali Sabtu (12/11/2022).

JFHMM merupakan rangkaian pertemuan di bawah Presidensi G20 Indonesia yang telah dimulai sejak Juni tahun ini. Pertemuan kedua ini menghasilkan kesepakatan dalam Joint Finance and Health Task Force (JFHTF) mengenai pembentukan Financial Intermediary Fund (FIF) atau The Pandemic Fund untuk kesiapsiagaan, pencegahan, dan penanggulangan pandemi di masa mendatang.

Indonesia Berkontribusi Hingga US$ 50 Juta untuk Pandemic Fund 

ADVERTISEMENT

Pandemic Fund merupakan patungan dana kesehatan global sebagaimana yang telah direkomendasikan sebelumnya. Dana Moneter Internasional (IMF) dan beberapa lembaga keuangan dunia telah mengidentifikasi bahwa dunia memerlukan kurang lebih US$ 10 miliar untuk kesiapsiagaan dan respons terhadap pandemi setiap tahunnya.

Sejauh ini, Pandemic Fund telah berhasil menghimpun dana US$ 1,37 miliar. Jumlah itu diperkirakan segera bertambah, melebihi US$ 4 miliar. Dana itu berasal dari 20 kontributor, yaitu anggota G20, negara non-G20, dan sejumlah lembaga filantropis dunia. 

Sri Mulyani menyebut negara lain yang sudah menyatakan komitmen untuk turut menyuntikkan dana darurat persiapan pandemi, yakni Australia, Prancis, dan Arab Saudi. Nilainya akan diumumkan saat Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20.

Menkes dan Menkeu G20 Luncurkan Pandemic Fund US$ 1,4 Miliar

Pandemic Fund rencananya akan diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Minggu (13/11/2022) sebagai bagian dari agenda Presidensi G20 Indonesia. Inisiatif kesehatan ini merupakan bagian dari topik Infrastruktur Kesehatan Global bersama dengan Italia dan India sebagai Troika G20.

“Acara peluncuran Pandemic Fund ini merupakan salah satu yg akan dilakukan Presiden Jokowi, di mana pada saat mengambil alih presidensi G20 dari Italia, salah satu fokus Indonesia adalah mengatasi persoalan pandemi bagaimana dunia dapat membentuk mekanisme pendanaan yang dapat diandalkan untuk merespons pandemi yang lebih baik,” ujar Sri Mulyani.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 14 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia