Menu
Sign in
@ Contact
Search
Gubernur Federal Reserve AS Jerome Powell berbicara selama konferensi pers di Washington, DC, AS pada 4 Mei 2022. (FOTO: JIM WATSON / AFP)

Gubernur Federal Reserve AS Jerome Powell berbicara selama konferensi pers di Washington, DC, AS pada 4 Mei 2022. (FOTO: JIM WATSON / AFP)

Fed: Aktivitas Ekonomi AS Melambat di Tengah Ketidakpastian, Pesimisme

Kamis, 1 Des 2022 | 07:08 WIB
Grace El Dora (redaksi@investor.id)

WASHINGTON, investor.id – Kegiatan ekonomi Amerika Serikat (AS) melambat dalam beberapa pekan terakhir. Sementara ketidakpastian dan “peningkatan pesimisme” mengaburkan prospek negara di tengah tingginya harga dan kenaikan suku bunga, menurut laporan yang diterbitkan oleh Federal Reserve (Fed).

Survei “beige book” terbaru Fed tentang kondisi ekonomi dirilis ketika bank sentral AS itu mendorong upaya habis-habisannya untuk mendinginkan lonjakan inflasi. Meskipun di sisi lain Gubernur Fed Jerome Powell juga mengisyaratkan kemungkinan untuk segera memperlambat kenaikan suku bunga yang agresif.

Aktivitas ekonomi sekitar datar atau naik sedikit sejak laporan terakhir pada pertengahan Oktober, kata rilis terbaru Fed.

Baca juga: Gubernur Fed: Laju Suku Bunga AS Bisa Melambat Secepatnya Desember

Advertisement

Sementara lima dari 12 distrik Fed melaporkan kenaikan kecil dalam aktivitas ekonomi, sisanya tidak mengalami perubahan atau penurunan sedikit hingga sedang, tambah laporan tersebut, yang mensurvei perusahaan dan kontak lainnya.

“Suku bunga dan inflasi terus membebani aktivitas, dan banyak kontak menyatakan ketidakpastian yang lebih besar atau pesimisme yang meningkat mengenai prospek,” kata laporan itu, dirilis Kamis (1/12).

Pengeluaran konsumen beragam tetapi sedikit meningkat, dengan inflasi mendorong beberapa pembeli ke barang-barang dengan harga lebih rendah. Sementara itu, pariwisata juga mengalami beberapa peningkatan.

Suku bunga yang lebih tinggi berdampak pada penjualan rumah, yang turun tajam di beberapa distrik.

Di pasar tenaga kerja, permintaan melemah secara keseluruhan menurut laporan tersebut, yang mencatat ada PHK massal yang terjadi di sektor teknologi, keuangan, dan real estat.

Baca juga: Saham Asia Pasifik Naik, Fed Beri Sinyal Laju Suku Bunga Melambat

Pada sebuah acara di Washington pada Rabu (30/11), Powell mengatakan waktu untuk memoderasi laju kenaikan suku bunga dapat terjadi segera setelah pertemuan Fed Desember.

Pasar menyambut baik berita tersebut dengan reli saham AS. Tetapi Powell juga menekankan bahwa Fed akan “tetap di jalur sampai pekerjaan selesai” yang berarti terlihat penurunan inflasi, mengingat sejarah sangat memperingatkan terhadap pelonggaran kebijakan sebelum waktunya.

Editor : Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Sumber : AFP

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com