Jumat, 15 Mei 2026

Kawasan Akan Sangat Berbahaya Jika Pakta Nuklir Iran Tidak Dicapai

Penulis : Grace El Dora
12 Des 2022 | 09:47 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi simbol atom dan bendera Iran. (Foto: ANTARA/Reuters/Dado Ruvic/Ilustrasi/as)
Ilustrasi simbol atom dan bendera Iran. (Foto: ANTARA/Reuters/Dado Ruvic/Ilustrasi/as)

ANKARA, investor.id – Kawasan akan memasuki tahap yang sangat berbahaya jika pakta nuklir dengan Iran tidak dicapai, demikian pernyataan Menteri Luar Negeri (Menlu) Arab Saudi Faisal bin Farhan dengan nada memperingatkan.

“Jika Iran memperoleh senjata nuklir operasional, pakta itu tidak akan berlaku lagi,” kata Faisal bin Farhan di Abu Dhabi, menurut surat kabar harian Saudi Gazette pada Minggu (11/12).

Negara-negara tetangga Iran juga akan memperkuat keamanan mereka jika pemerintah negara tersebut memperoleh senjata nuklir, katanya.

ADVERTISEMENT

“Kami berada di posisi yang sangat berbahaya di kawasan dan Anda bisa berharap bahwa negara-negara kawasan tentunya akan melihat ke arah bagaimana mereka mampu memastikan keamanan mereka sendiri,” lanjut diplomat Saudi itu.

Menganggap indikasi saat ini tidak positif, Farhan mengatakan bahwa negara tetangga Iran membutuhkan jaminan yang lebih dan nyata untuk meyakini bahwa pihak Iran tidak bertujuan memperoleh senjata nuklir.

Meski kami mendukung kesepakatan nuklir dengan Iran, pencapaian pakta tersebut tidak diartikan bahwa ada jaminan Iran tidak akan berusaha memproduksi senjata nuklir, kata Farhan.

Sementara upaya untuk menghidupkan kembali pakta nuklir Iran belum membuahkan hasil, tekanan negara Barat semakin meningkat atas penindakan keras otoritas Iran terhadap aksi protes baru-baru ini dan hubungannya dengan Rusia.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 3 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 3 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 4 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia