Jumat, 15 Mei 2026

Investor Lari dari Pasar Setelah Pidato Hawkish Fed

Penulis : Grace El Dora
15 Des 2022 | 14:22 WIB
BAGIKAN
Susu dijual di supermarket di New York City, Amerika Serikat pada 14 Desember 2022. (Foto: Yuki IWAMURA / AFP)
Susu dijual di supermarket di New York City, Amerika Serikat pada 14 Desember 2022. (Foto: Yuki IWAMURA / AFP)

NEW YORK, investor.id – Investor keluar dari pasar setelah pidato bernada hawkish dari Gubernur Federal Reserve (Fed) Jerome Powell dinilai bertindak terlalu gegabah.

“Saya tidak ragu akan ada lebih banyak orang yang lari dari saham besok pagi, percaya bahwa mereka telah diberi kesempatan luar biasa untuk keluar lebih awal ketika segala sesuatunya semakin cepat ke sisi negatifnya. Saya pikir mereka terlalu panik,” kata analis Jim Cramer, dilansir dari CNBC pada Kamis (15/12).

Saham jatuh pada perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), setelah Fed menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin (bps) dan memperkirakan tingkat kenaikan hingga tahun depan. Powell juga mengisyaratkan pada akhir pertemuan bank sentral Desember bahwa lebih banyak data diperlukan sebagai bukti inflasi telah mereda secara substansial.

ADVERTISEMENT

“Biarkan Powell mengulur waktu. Kita akan mendapatkan angka yang lebih rendah, belum tentu pelambatan nyata, tetapi angka yang lebih rendah,” imbuh Cramer.

Dia juga menegaskan kembali pendiriannya bahwa lebih banyak bidang ekonomi perlu didinginkan sebelum regulator dapat menyatakan kemenangan melawan inflasi, meskipun Departemen Tenaga Kerja melaporkan pada Selasa (13/12) bahwa harga naik kurang dari yang diharapkan pada November.

Tapi itu tidak berarti Fed kalah dalam pertarungannya, dia mengingatkan para investor.

“Jika Powell merasa segala sesuatunya tidak berjalan sesuai keinginannya ... apa yang akan dia lakukan adalah memukul kita dengan kenaikan suku bunga 75 basis poin lagi, bukan 50 (bps). Dia tidak melakukan itu karena dia tahu kami membuat kemajuan,” kata dia.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 5 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia