Jumat, 15 Mei 2026

Gubernur BoJ Berikutnya Dukung Pelonggaran Moneter Jepang

Penulis : Grace El Dora
24 Feb 2023 | 15:45 WIB
BAGIKAN
Kazuo Ueda, calon gubernur baru bank sentral Jepang (BoJ), menghadiri sesi tanya jawab di Dewan Perwakilan Rakyat di Tokyo, Jepang pada 24 Februari 2023. (Foto: Philip FONG / AFP)
Kazuo Ueda, calon gubernur baru bank sentral Jepang (BoJ), menghadiri sesi tanya jawab di Dewan Perwakilan Rakyat di Tokyo, Jepang pada 24 Februari 2023. (Foto: Philip FONG / AFP)

TOKYO, investor.id – Kebijakan pelonggaran moneter bank sentral Jepang (BoJ) yang telah berlangsung lama dinilai tepat, menurut Kazuo Ueda yang akan menjadi gubernur bank tersebut. Di hadapan parlemen pada Jumat (24/2), ia menunjukkan tidak ada perubahan mendadak pada sikap bank sentral saat ia mengambil alih kepemimpinan pada April 2023.

Di bawah gubernur saat ini, Karuhiko Kuroda, bank tersebut telah mengeluarkan serangkaian kebijakan uang longgar yang luar biasa. Mulai dari suku bunga negatif hingga membelanjakan uang dalam jumlah besar untuk obligasi pemerintah, dalam upaya meningkatkan ekonomi Jepang yang lesu.

Ekonomi negara tersebut telah terjebak dengan langkah-langkah ini selama setahun terakhir. Terlepas dari tekanan untuk bergabung dengan Federal Reserve (Fed) dan bank sentral lainnya dalam menaikkan suku bunga secara agresif, untuk mengatasi inflasi yang melonjak.

ADVERTISEMENT

Ueda, seorang profesor ekonomi, mengatakan kepada anggota parlemen dirinya melihat “kelanjutan pelonggaran moneter yang sesuai”. Ia memperingatkan tingkat ketidakpastian yang tinggi di pasar keuangan dan ekonomi global.

“Penting untuk mempertahankan pelonggaran moneter untuk mendukung perekonomian dan menciptakan lingkungan di mana perusahaan dapat menaikkan upah,” katanya dalam pidato publik pertamanya sejak dicalonkan oleh Perdana Menteri (PM) Jepang Fumio Kishida, dikutip dari AFP.

Komentarnya muncul saat data yang dirilis Jumat menunjukkan indeks harga konsumen (CPI) Jepang melonjak 4,2% bulan lalu. Ini adalah laju tercepat sejak September 1981 dan lebih dari dua kali lipat target 2% bank sentral.

Sementara Ueda tidak memberikan kerangka waktu untuk perubahan kebijakan, ia mengaku jika kondisi untuk inflasi 2% yang berkelanjutan terlihat maka regulator akan mengambil langkah menuju normalisasi kebijakan moneter.

Ueda (71) memiliki gelar PhD di bidang ekonomi dari Massachusetts Institute of Technology, Amerika Serikat (AS) dan dipandang sebagai komunikator yang baik, yang lebih memilih refleksi hati-hati dan bukan tindakan tiba-tiba.

PM menominasikannya minggu lalu untuk menggantikan Kuroda, yang mengundurkan diri setelah satu dekade bekerja. Ueda diperkirakan akan dengan mudah disetujui di parlemen, di mana koalisi yang berkuasa memiliki mayoritas yang sehat.

Dia bertugas di dewan kebijakan BoJ antara 1998 dan 2005 tetapi menghadapi pekerjaan berat sebagai ketua. Analis menyebut kebijakan uang longgar bank tidak berkelanjutan dalam jangka panjang.

“Kami percaya tim Ueda pada akhirnya akan mengubah kerangka kebijakan saat ini,” kata ekonom UBS Masamichi Adachi dan Go Kurihara dalam sebuah catatan.

“Namun, waktu dan proses spesifiknya sulit diprediksi, terutama ketika ekonomi AS mungkin meluncur ke dalam resesi,” tambahnya.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 17 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 19 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia