Dampak Perang, Kemasan Camilan di Jepang Berubah Jadi Hitam-Putih
TOKYO, investor.id – Ada pemandangan tak biasa di rak-rak toko swalayan Jepang belakangan ini. Kemasan camilan populer yang biasanya berwarna-warni cerah kini berubah menjadi hitam-putih. Hal ini terjadi setelah perang di Iran memicu kelangkaan bahan baku tinta warna di pasar global.
Raksasa produsen camilan asal Tokyo, Calbee Inc., mengumumkan mereka terpaksa mengubah desain kemasan untuk 14 produk unggulannya mulai 25 Mei 2026 mendatang. Langkah ekstrem ini diambil guna memastikan ketersediaan produk di pasar tetap terjaga di tengah kondisi geopolitik yang tidak menentu.
"Langkah ini dimaksudkan untuk menjaga stabilitas pasokan produk," tulis manajemen Calbee dalam pernyataan resminya yang dikutip Associated Press, Rabu (13/5/2026). Meski bungkusnya berubah drastis, Calbee menjamin rasa dan kualitas isi di dalamnya tidak berubah sama sekali.
Produk Calbee, seperti keripik kentang dan sereal, tidak hanya merajai pasar Jepang. Produk ini juga diekspor ke Amerika Serikat (AS), China, hingga Australia. Perusahaan yang berdiri sejak 1949 ini belum bisa memastikan sampai kapan kemasan monokrom ini akan digunakan.
Imbas Blokade Selat Hormuz
Fenomena ini merupakan dampak nyata terbaru dari perang di Timur Tengah dan penutupan Selat Hormuz. Kelangkaan minyak bumi tidak hanya menaikkan harga bahan bakar, tetapi juga menghentikan pasokan naphtha yaitu produk turunan minyak bumi yang menjadi bahan utama pembuat plastik dan tinta.
Jepang, yang hampir seluruh kebutuhan minyaknya bergantung pada impor, mulai merasakan tekanan pada sektor manufaktur. Jika sebelumnya kemasan keripik kentang varian usu shio (sedikit garam) tampil mencolok dengan warna oranye cerah dan maskot kentang kuning yang lucu, kini konsumen hanya akan melihat tulisan hitam-putih yang sederhana.
Calbee menyatakan akan terus beradaptasi secara fleksibel terhadap risiko geopolitik global demi menjaga kualitas produk mereka.
"Kami akan terus memberikan respon cepat terhadap perubahan lingkungan operasional dan tetap berkomitmen menyediakan produk berkualitas tinggi yang aman. Kami memohon pengertian dari para pelanggan," tambah pihak perusahaan.
Krisis kemasan yang dialami industri camilan di Jepang merupakan cermin dari kerentanan rantai pasok global terhadap konflik di Timur Tengah. Sejak pecahnya perang di wilayah Iran pada Februari 2026, penutupan Selat Hormuz telah memutus jalur distribusi utama untuk minyak mentah dan produk petrokimia lainnya.
Naphtha, yang kini langka, adalah bahan baku krusial bagi industri kimia. Selain digunakan dalam pembuatan tinta cetak, naphtha juga menjadi komponen utama dalam produksi plastik, serat sintetis, dan berbagai bahan kimia industri lainnya. Jepang sebagai negara industri maju sangat bergantung pada stabilitas jalur laut ini.
Kelangkaan ini memaksa banyak perusahaan untuk melakukan efisiensi drastis, termasuk mengorbankan estetika kemasan, demi menjaga agar lini produksi pangan tidak terhenti total di tengah inflasi harga bahan baku yang melonjak.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Rupiah Melorot, Ekspor Dapat Momentum
Peningkatan ekspor nasional justru perlu terus dilakukan karena daya saing meningkat di tengah pelemahan rupiah.Dharma Pongrekun Ajukan Uji Materi UU Kesehatan ke MK
Mantan Wakil Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Dharma Pongrekun resmi mendaftarkan permohonan uji materi Undang-Undang (UU) Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan ke Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Rabu (13/5/2026).Jasa Marga: Volume Lalin Keluar Jabotabek Naik 25,12%
Total volume lalu lintas yang meninggalkan wilayah Jabotabek di H-1 (13/5) Hari Kenaikan Yesus Kristus meningkat 25,12%.Wamen Nezar: Permainan Tradisional Jadi “Tombol Jeda” Anak dari Dominasi Ruang Digital
Wamen Komdigi Nezar Patria sebut permainan tradisional jadi "tombol jeda" efektif bagi anak untuk imbangi hidup di ruang digital.Prediksi Harga Emas Antam (ANTM) Jumat 15 Mei 2026
Harga emas Antam (ANTM) diperkirakan bergerak menguat pada Jumat,15 Mei 2026. Harga emas Antam diprediksi naik ke level iniKenaikan Pangkat Kapolda Metro Jaya Dinilai sebagai Langkah Strategis
Pengamat sosial Dr. Serian Wijatno menilai kenaikan pangkat Irjen Pol Asep Edi Suheri menjadi Komisaris Jenderal (Komjen) sebagai Kapolda Metro Jaya merupakan langkah strategis di tengah kompleksitas tantangan keamanan di Jakarta.Tag Terpopuler
Terpopuler






