Regulator Fed Terbuka untuk Kenaikan Suku Bunga AS Lebih Tinggi
WASHINGTON, investor.id – Presiden Federal Reserve (Fed) Minneapolis Neel Kashkari mengatakan dirinya terbuka untuk kemungkinan kenaikan suku bunga Amerika Serikat (AS) yang lebih besar, pada pertemuan kebijakan bulan ini. Tetapi dalam pertemuan itu, regulator AS belum mengambil keputusan.
“Saya berpikiran terbuka saat ini tentang apakah itu 25 atau 50 basis poin,” kata pejabat bank sentral itu, Kamis (2/3).
Kashkari, yang adalah anggota pemungutan suara di Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) yang menetapkan suku bunga, mengatakan “dot plot” atau diagram titik untuk ekspektasi masa depan masing-masing anggota akan lebih signifikan daripada apa yang diputuskan pada pertemuan 21-22 Maret 2023.
Dia mencatat bahwa “titiknya” lebih tinggi daripada sebagian besar anggota FOMC lainnya pada pertemuan terakhir, ketika komite mundur dari tingkat kenaikan sebelumnya menjadi seperempat poin persentase atau 25 basis poin (bps).
Kashkari mengindikasikan dirinya kemungkinan akan miring ke sisi hawkish, mengingat data terbaru yang menunjukkan inflasi tetap tinggi terlepas dari semua tingkat kenaikan selama setahun terakhir.
“Pada titik ini saya belum memutuskan seperti apa titik saya nantinya, tetapi saya cenderung untuk terus menaikkan lebih jauh. Saya akan terus mendorong jalur kebijakan saya,” katanya.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






