Jumat, 15 Mei 2026

Bank Sentral Jepang Pertimbangkan Turunkan Target Inflasi

Penulis : Grace El Dora
18 Apr 2023 | 09:38 WIB
BAGIKAN
Kazuo Ueda, calon gubernur baru bank sentral Jepang (BoJ), menghadiri sesi tanya jawab di Dewan Perwakilan Rakyat di Tokyo, Jepang pada 24 Februari 2023. (Foto: Philip FONG / AFP)
Kazuo Ueda, calon gubernur baru bank sentral Jepang (BoJ), menghadiri sesi tanya jawab di Dewan Perwakilan Rakyat di Tokyo, Jepang pada 24 Februari 2023. (Foto: Philip FONG / AFP)

TOKYO, investor.id – Bank sentral Jepang (BoJ) sedang mempertimbangkan untuk menurunkan prospek inflasi untuk tahun fiskal ekonomi 2025, menurut laporan Jiji Press pada Selasa (18/4).

BoJ akan mempertimbangkan untuk memperkenalkan perkiraan inflasi baru untuk tahun fiskal 2025 ke “tingkat perubahan tahun ke tahun (YoY) di kisaran 1% atas”, kata laporan itu. Pihaknya menambahkan hal itu akan tercermin dalam laporan prospek triwulanan berikutnya yang akan dirilis akhir bulan ini.

Gubernur BoJ Kazuo Ueda dijadwalkan hadir di parlemen Jepang hari ini, kata laporan Reuters.

ADVERTISEMENT

Para pembuat kebijakan akan berkumpul untuk pertemuan keuangan global selama seminggu terakhir. Negara ini akan tetap menjadi outlier yang dovish dengan mempertahankan suku bunga sangat rendah, setidaknya untuk saat ini.

Sejak mengambil alih kepemimpinan seminggu yang lalu, Ueda telah memberikan beberapa petunjuk stimulus besar-besaran dari pendahulunya yang dovish Haruhiko Kuroda pada akhirnya akan dihapus.

Tetapi diskusi tentang kapan dan bagaimana beralih dari kebijakan uang longgar akan memakan waktu, memberi Ueda alasan untuk meyakinkan dunia bahwa perubahan apa pun tidak akan terjadi dengan cepat.

“Di banyak negara, inflasi sangat tinggi atau tidak cukup melambat. Hal yang penting adalah situasinya sangat berbeda di Jepang, yang saya jelaskan pada pertemuan itu,” kata Ueda, pekan lalu.

Inflasi Jepang, sekarang sekitar 3%, akan melambat kembali di bawah target 2% BoJ akhir tahun ini karena penurunan biaya impor, kata Ueda. Ia menjelaskan rencananya untuk mempertahankan kebijakan moneter yang sangat longgar untuk saat ini.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 43 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia