Jumat, 15 Mei 2026

JPMorgan Membeli Aset First Republik Bank

Penulis : Happy Amanda Amalia
2 Mei 2023 | 03:00 WIB
BAGIKAN
Logo di depan kantor First Republic Bank pada 16 Maret 2023 di Oakland, California, Amerika Serikat. (Foto: Justin Sullivan/Getty Images/AFP)
Logo di depan kantor First Republic Bank pada 16 Maret 2023 di Oakland, California, Amerika Serikat. (Foto: Justin Sullivan/Getty Images/AFP)

NEW YORK, investor.id – JPMorgan Chase & Co menyampaikan pada Senin (1/5/2023) membeli sebagian besar aset First Republic Bank (FRC). Langkah ini diambil setelah regulator keuangan Amerika Serikat (AS) menutup kreditur bermasalah    itu pada akhir pekan lalu, sekaligus menandai kegagalan ketiga dari bank besar AS dalam dua bulan.

Berdasarkan kesepakatan, yang dilakukan setelah lelang, JPMorgan bakal menggelontorkan US$ 10,6 miliar kepada Perusahaan Penjamin Simpanan Federal AS (US Federal Deposit Insurance Corp/FDIC) untuk membeli sebagian besar aset bank yang berbasis di San Francisco – yang mana kegagalannya merupakan yang terbesar sejak “Washington Mutual” pada 2008.

JPMorgan – yang merupakan bank terbesar di AS – juga telah menandatangani perjanjian pembagian kerugian dengan FDIC atas pinjaman keluarga, perumahan dan komersial yang dibelinya. Namun, mereka tidak akan mengambil utang korporat atau saham preferen First Republic Bank.

ADVERTISEMENT

Kesepakatan ini memungkinkan First Republic tetap bertahan dan menghindari regulator dari keharusan mengasuransikan semua deposito bank, seperti yang harus mereka lakukan ketika dua bank lainnya runtuh pada Maret.

Minggu lalu, First Republic mengungkapkan telah mengalami kerugian lebih dari US$ 100 miliar di kuartal I dan sedang menjajaki berbagai opsi, sehingga meningkatkan tekanan di sektor perbankan.

Sebagai informasi, perbankan global diguncang oleh penutupan Silicon Valley Bank dan Signature Bank pada Maret, sementara Credit Suisse Swiss terpaksa menerima penyelamatan dari rivalnya, UBS.

Berdasarkan laporan, saham First Republic anjlok 43,3% di perdagangan premarket pada Senin sebelum akhirnya dihentikan. Tahun ini, saham bank telah kehilangan 97% dari nilainya. Sementara saham JPMorgan naik 2,7%.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 21 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 25 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia