JPMorgan Membeli Aset First Republik Bank
“Ketika masih SVB (yang terkena krisis), mudah untuk menyalahkan manajemen. Namun, sekarang setelah kita melihat polanya, terbukti bahwa The Fed telah bergerak terlalu jauh, terlalu cepat, dan merusak banyak hal,” tutur Chairman dan Anggota Pengelola Great Hill Capital Thomas J. Hayes, yang dilansir Reuters.
The Federal Reserve (The Fed) AS seperti diberitakan, terus-menerus menaikkan suku bunga acuannya sejak tahun lalu, meskipun ada seruan untuk jeda ejenak setelah gejolak perbankan Maret.
Menurut perangkat FedWatch CME Group, para investor telah memperkirakan 90% kemungkinan penaikan suku bunga sebesar 25 basis poin usai pertemuan kebijakan bank sentral selama dua hari yang berakhir Rabu (03/05/2023).,
JPMorgan sendiri adalah salah satu dari beberapa pembeli yang tertarik, selain PNC Financial Services Group, dan Citizens Financial Group Inc, yang mengajukan penawaran akhir pada Minggu (30/04/2023) dalam lelang regulator AS. Demikian menurut sumber yang mengetahui hal tersebut.
Saham PNC turun 2,5% dalam perdagangan premarket.
Melangkah Maju
Di sisi lain, Departemen Perlindungan Keuangan dan Inovasi California (California Department of Financial Protection and Innovation) mengatakan telah mengambil alih First Republic, dan FDIC akan bertindak sebagai penerimanya.
Dalam pernyataan, FDIC memperkirakan bahwa biaya yang harus ditanggung oleh Dana Penjamin Simpanan (Deposit Insurance Fund/DIF) adalah sekitar US$13 miliar. Namub, biaya akhir akan diketahui ketika FDIC mengakhiri masa kurator.
Departemen Keuangan (Depkeu) AS pun menyambut baik resolusi tersebut, dengan mengatakan bahwa proses pengambilalihan dilakukan dengan biaya termurah bagi DIF.
Dikatakan juga bahwa JPMorgan telah mengambil alih semua simpanan bank tersebut, dan akan membayar US$ 25 miliar dari US$ 30 miliar simpanan bank-bank besar yang disetorkan ke First Republic pada Maret. Sedangkan, JPMorgan yang berbasis di New York akan mengambil alih US$ 173 miliar pinjaman, US$ 30 miliar sekuritas, dan US$ 92 miliar deposito.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi
Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas AntamDPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah
Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.Ujian Berat bagi Saham BUMI
Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China
Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya
Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karatDuit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Tag Terpopuler
Terpopuler






