Jumat, 15 Mei 2026

Dot Plot The Fed Tunjukkan Suku Bunga Masih Naik Hingga 5,6% Tahun Ini

Penulis : Grace El Dora
15 Jun 2023 | 10:48 WIB
BAGIKAN
Ketua Dewan Gubernur Federal Reserve (The Fed) AS Jerome Powell berbicara selama konferensi pers setelah pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) di markas Fed pada 27 Juli 2022 di Washington, DC. (FOTO: Drew Angerer/Getty Images/AFP)
Ketua Dewan Gubernur Federal Reserve (The Fed) AS Jerome Powell berbicara selama konferensi pers setelah pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) di markas Fed pada 27 Juli 2022 di Washington, DC. (FOTO: Drew Angerer/Getty Images/AFP)

WASHINGTON, investor.id – Federal Reserve (The Fed) tidak membuat perubahan dalam kisaran target untuk suku bunga acuannya pada Kamis (15/6/2023), tetapi menyebutkan perubahan akan dilakukan akhir tahun ini.

Suku bunga fed fund rate (FFR) tetap tidak berubah dalam kisaran 5% hingga 5,25%, jeda pertama The Fed dalam lebih dari setahun dalam upaya bank sentral bekerja untuk memadamkan inflasi.

Bersamaan dengan pengumuman kebijakannya, Fed juga merilis prakiraan ekonomi terbaru dalam Ringkasan Proyeksi Ekonomi (SEP), termasuk “dot plot” yang memetakan ekspektasi regulator tentang arah suku bunga di masa depan.

ADVERTISEMENT

Dan dot plot terbaru menunjukkan tarif akan terus berdetak lebih tinggi pada 2023.

Pejabat The Fed sekarang melihat tingkat dana fed mencapai 5,6% tahun ini, lebih tinggi dari proyeksi Maret Fed sebelumnya sebesar 5,1%.

Ini menunjukkan The Fed kemungkinan akan menaikkan suku bunga sebesar 0,25% dua kali lagi tahun ini (atau menaikkan suku bunga sebesar 0,50% dalam satu kesempatan).

Tiga pejabat melihat setidaknya pengetatan tambahan senilai 0,75% tahun ini. Tidak ada pejabat yang berharap melihat penurunan suku bunga tahun ini.

Pejabat The Fed sekarang melihat suku bunga turun menjadi 4,6% pada 2024, lebih tinggi dari prospek Maret 2023 untuk suku bunga yang akan berakhir tahun depan sebesar 4,3%. Ekspektasi bulan ini untuk suku bunga tahun depan juga kurang terdistribusi secara luas, dibandingkan dengan proyeksi Maret 2023, dikutip dari Yahoo Finance.

SEP mengindikasikan Federal Reserve melihat inflasi inti memuncak pada 3,9% tahun ini, lebih tinggi dari proyeksi Maret sebesar 3,6%, sebelum mendingin menjadi 2,6% tahun depan dan 2,2% pada 2025.

Para pejabat melihat pengangguran naik menjadi 4,1% tahun ini, jauh di bawah perkiraan 4,5% sebelumnya. Pengangguran diperkirakan akan berdetak sedikit lebih tinggi menjadi 4,5% tahun depan dan tetap pada level tersebut hingga 2025.

Fed juga melihat pertumbuhan ekonomi yang sedikit lebih kuat. Perkiraan ekonomi Amerika Serikat akan tumbuh 1% tahun ini menurut bank sentral, naik dari proyeksi 0,4% pada Maret, sebelum naik sedikit menjadi 1,1% pada 2024 dan 1,8% pada 2025.

Dot Plot The Fed Tunjukkan Suku Bunga Masih Naik Hingga 5,6% Tahun Ini
Dot plot Federal Reserve (Fed) untuk Maret 2023 dan Juni 2023. (Sumber: FOMC)

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 8 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia