Penurunan Peringkat Spanyol Tekan Harga Minyak
JAKARTA- Pemangkasan peringkat oleh Standard & Poor's terhadap peringkat utang Spanyol diprediksi akan kembali menimbulkan dampak negatif terhadap pergerakan harga minyak mentah.
Research & Analysis Division PT Monex Investindo Futures, Ariana Nur Akbar, mengungkapkan dalam risetnya, Jumat, mengatakan imbas dari pemangkasan peringkat utang Spanyol itu terlihat dari kontrak minyak mentah AS yang bergerak turun pada perdagangan Jumat (27/4).
"Selain itu, kontrak minyak mentah untuk NYMEX turun 51 sen dolar menjadi 104,04 dolar AS per barel," ucapnya.
Sementara mengenai potensi harga minyak, kata Ariana, untuk kisaran "support" diprediksi akan berada pada level 103,68 dolar AS hingga 102,96 dolar AS per barel.
Sedangkan untuk pergerakan naiknya, katanya, harga minyak diperkirakan akan menemui kisaran "resistance" pada level 104,41 dolar AS hingga 105,20 dolar AS per barel.
Pada penutupan perdagangan Kamis (26/4) di New York, harga minyak mentah berjangka menguat berkat dorongan dari melemahnya dolar AS dan pernyataan Federal Reserve yang membuka potensi untuk meluncurkan paket stimulus tahap selanjutnya (QE3).
Untuk pengiriman Juni, harga minyak mentah naik 43 sen dolar, atau 0,4 persen, menjadi 104,55 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange. (ant/hrb)
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now

