Pangeran William: Terlalu Banyak Terbunuh dalam Perang Israel di Gaza
LONDON, investor.id – Pangeran William telah menyerukan "diakhirinya pertempuran sesegera mungkin", dalam intervensi tegas terhadap konflik Israel di jalur Gaza. Ia juga berbicara tentang "korban jiwa yang sangat besar akibat konflik di Timur Tengah sejak serangan teroris Hamas" pada 7 Oktober 2024.
Pangeran Wales mengatakan ada “kebutuhan mendesak untuk meningkatkan dukungan kemanusiaan ke Gaza” dan pembebasan sandera. Pernyataannya disampaikan saat ia mengunjungi Palang Merah Inggris di London.
Dapat dipahami, pemerintah telah diberitahu tentang pernyataan pangeran dan kunjungannya melalui Kantor Urusan Luar Negeri, Persemakmuran, dan Pembangunan.
“Terlalu banyak yang terbunuh,” kata sang pangeran, seperti dikutip Sky News, Jumat (23/2. Ia diberitahu oleh pekerja Palang Merah tentang upaya kemanusiaan untuk mendukung orang-orang yang terjebak dalam konflik di Timur Tengah.
Dia mengambil bagian dalam tautan video dengan staf Palang Merah di Gaza, yang memberinya gambaran langsung tentang pekerjaan mereka.
Sang pangeran mendengar peringatan dari manajer krisis senior, Pascal Hundt. Ia mengatakan para pekerja tanpa pasokan medis atau bahan bakar, rumah sakit berisiko "menjadi kuburan", sementara pendistribusian bantuan kemanusiaan menjadi sulit karena penjarahan yang dilakukan oleh "massa yang lapar".
Pangeran William juga diberitahu, Palang Merah siap membantu pembebasan sandera.
“Warga sipillah yang harus menanggung dampaknya karena situasi kemanusiaan terus memburuk,” kata kepala eksekutif Palang Merah Inggris Beatrice Butsana-Sita.
Israel melancarkan operasinya di Gaza menyusul serangan Hamas di Israel selatan pada 7 Oktober 2023, menewaskan sekitar 1.200 orang dan lebih dari 240 orang Israel lainnya disandera. Kampanye militer Israel telah menewaskan 29.000 orang di wilayah Palestina, menurut kementerian kesehatan yang dikelola Hamas.
Pangeran William melakukan kunjungan bulan ini dengan tujuan untuk mengakui penderitaan dan kesusahan manusia akibat perang Israel-Gaza.
Dia dikatakan sangat merasakan apa yang terjadi di Timur Tengah dan "sangat tersentuh sebagai seorang ayah".
“Kadang-kadang hanya ketika dihadapkan dengan besarnya penderitaan manusia barulah kita sadar akan pentingnya perdamaian permanen,” kata sang pangeran.
Pernyataan William tersebut disambut baik oleh Perdana Menteri (PM) Inggris Rishi Sunak.
"Kami ingin mengakhiri pertempuran di Gaza sesegera mungkin, sehingga hal ini konsisten dengan posisi pemerintah," ujar juru bicara PM.
Pada kunjungan lainnya ke sinagoga pada akhir bulan ini, Pangeran William akan berbicara dengan kaum muda dari berbagai latar belakang. Pertemuan ini akan menarik perhatian khusus terhadap kekhawatiran mengenai antisemitisme.
Menanggapi pangeran tersebut, juru bicara pemerintah Israel Eylon Levy berkomentar.
“Israel tentu saja ingin mengakhiri pertempuran sesegera mungkin dan itu akan mungkin terjadi setelah 134 sandera dibebaskan, dan ketika tentara teror Hamas ang mengancam akan melakukan kekejaman 7 Oktober yang telah dimusnahkan," sebutnya.
Kepala Rabbi Ephraim Mirvis di Inggris mengatakan Pangeran William telah menunjukkan "keprihatinan yang mendalam" terhadap kesejahteraan semua orang yang terkena dampak konflik. Mirvis mengatakan kunjungan William ke sinagoga akan "mengirimkan pesan yang kuat".
Membangun jembatan antar agama, dan mengatasi intoleransi beragama, menjadi tujuan khusus ayah sang pangeran, Raja Charles III.
Namun sejak Raja didiagnosis mengidap penyakit kanker awal bulan ini, dia tidak lagi melakukan kunjungan publik seperti itu.
Pada Oktober 2023, Raja Inggrisberbicara tentang “kehilangan nyawa yang memilukan” dalam konflik Timur Tengah dan menyerukan rasa hormat terhadap agama dan budaya yang berbeda. Dalam pesan Natal, ia berbicara tentang nilai-nilai universal yang dianut oleh agama-agama, pada saat terjadi “konflik tragis”.
Namun dengan mundurnya Raja dari keterlibatan publik selama pengobatan kankernya, Pangeran William akan menjadi salah satu bangsawan senior yang melakukan kunjungan simbolis dan sensitif tersebut.
Pernyataan lengkap Pangeran William berbunyi demikian.
“Saya tetap sangat prihatin dengan besarnya korban jiwa akibat konflik di Timur Tengah sejak serangan teroris Hamas pada 7 Oktober. Terlalu banyak korban jiwa.
Saya, seperti banyak orang lainnya, ingin mengakhiri pertempuran secepat mungkin. Ada kebutuhan mendesak untuk meningkatkan dukungan kemanusiaan ke Gaza. Sangat penting bagi bantuan untuk masuk dan para sandera dibebaskan.
Kadang-kadang hanya ketika dihadapkan pada besarnya penderitaan manusia barulah kita sadar akan pentingnya perdamaian permanen.
Bahkan di saat-saat tergelap sekalipun, kita tidak boleh menyerah pada nasihat keputusasaan. Saya terus berpegang teguh pada harapan masa depan yang lebih cerah dapat ditemukan dan saya menolak untuk menyerah,” paparnya dalam pernyataan tersebut.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler






