Jumat, 15 Mei 2026

The Fed Masih Hati-hati Terhadap Inflasi dan Kebijakan

Penulis : Grace El Dora
22 Mei 2024 | 13:20 WIB
BAGIKAN
Wakil Ketua Federal Reserve Philip Jefferson berbicara pada konferensi Asosiasi Nasional untuk Ekonomi Bisnis di Dallas, Texas, Amerika Serikat pada 9 Oktober 2023. (Foto: REUTERS/Ann Saphir/File Foto)
Wakil Ketua Federal Reserve Philip Jefferson berbicara pada konferensi Asosiasi Nasional untuk Ekonomi Bisnis di Dallas, Texas, Amerika Serikat pada 9 Oktober 2023. (Foto: REUTERS/Ann Saphir/File Foto)

Pihaknya ingin memastikan tekanan harga sepenuhnya berada pada jalur yang tepat untuk kembali ke target suku bunga The Fed sebesar 2%, sebelum mulai menurunkan suku bunga acuannya.

Awal pekan ini Bloomberg TV melaporkan Presiden Federal Reserve Bank Cleveland Loretta Mester menyampaikan dirinya terus percaya inflasi akan turun tahun ini, meskipun lebih lambat dari perkiraannya.

Namun kurangnya kemajuan dalam inflasi pada kuartal I-2024, serta perekonomian yang lebih kuat dari perkiraan, berarti dia tidak lagi melihat adanya kemungkinan penurunan suku bunga sebanyak tiga kali pada tahun ini.

Lebih lanjut ia menjelaskan, jika inflasi yang tidak sesuai ekspektasinya terhenti atau menguat, The Fed mempunyai posisi yang baik untuk merespons. "Baik dengan mempertahankan suku bunga pada level saat ini lebih lama atau, jika perlu, menaikkan suku bunga," jelas dia.

ADVERTISEMENT

Presiden Fed San Francisco Mary Daly, mengutip laporan Axios, mengatakan dirinya tidak melihat bukti perlunya menaikkan suku bunga. Namun pada saat yang sama Daly "tidak yakin" inflasi akan turun menuju 2% dan tidak melihat adanya urgensi untuk memangkas suku bunga.

Pertemuan kebijakan The Fed berikutnya dijadwalkan berlangsung pada 11-12 Juni 2024. Trader yang terikat kontrak dengan suku bunga kebijakan bank sentral saat ini tidak memperkirakan adanya penurunan suku bunga hingga September 2024.

Terkait inflasi, Jefferson kembali berkomentar dalam pernyataan resminya.

"Saya sangat optimis kita dapat melanjutkan perjuangan kita melawan inflasi," katanya, sambil membiarkan perekonomian terus tumbuh dan menciptakan lebih banyak lapangan kerja. Dia mencatat pertumbuhan dan penciptaan lapangan kerja cukup tangguh, yang memberinya keyakinan The Fed dapat melakukan apa yang perlu dilakukan untuk menurunkan tekanan harga.Jefferson juga mempertimbangkan keadaan penarikan neraca The Fed.

Menurutnya, rencana yang baru-baru ini diumumkan untuk memperlambat laju penyusutan memungkinkan proses berjalan dengan mengurangi risiko menciptakan tekanan pada pasar keuangan. Dia juga mencatat masih sedikit cara untuk mengetahui sejauh mana The Fed perlu membalik arah kebijakannya.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 19 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 30 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 34 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia