Jumat, 15 Mei 2026

Pejabat The Fed Perkirakan Penurunan Suku Bunga AS pada Desember

Penulis : Grace El Dora
17 Jun 2024 | 07:00 WIB
BAGIKAN
Presiden dan CEO Federal Reserve Minneapolis Neel Kashkari berbicara di Yahoo Finance All Markets Summit pada 10 Oktober 2019 di New York, AS. (Foto: Evan Agostini/Invision/AP, File)
Presiden dan CEO Federal Reserve Minneapolis Neel Kashkari berbicara di Yahoo Finance All Markets Summit pada 10 Oktober 2019 di New York, AS. (Foto: Evan Agostini/Invision/AP, File)

WASHINGTON, investor.id – Presiden The Federal Reserve (The Fed) Minneapolis Neel Kashkari memperkirakan penurunan suku bunga Amerika Serikat (AS) pada Desember 2024. Menurutnya, pemangkasan suku bunga sekali tahun ini adalah “prediksi yang masuk akal”.

Kashkari mengatakan, pihaknya dapat menunggu hingga akhir tahun ini untuk mengubah arah kebijakan The Fed.

“Kita perlu melihat lebih banyak bukti untuk meyakinkan kita bahwa inflasi sedang dalam perjalanan kembali ke 2%,” papar Kashkari, seperti dikutip CBS pada Senin (17/6/2024).

ADVERTISEMENT

The Fed pada pekan lalu mempertahankan suku bunga acuannya pada kisaran 5,25%-5,50%. Arah kebijakan ini belum berubah sejak Juli 2023, untuk terus memberikan tekanan terhadap perekonomian guna meredam inflasi AS.

Mereka juga menerbitkan proyeksi yang menunjukkan perkiraan median dari 19 gubernur bank sentral AS adalah penurunan suku bunga tunggal pada tahun ini.

“Saat ini kita berada dalam posisi yang sangat baik untuk meluangkan waktu, mendapatkan lebih banyak data inflasi, mendapatkan lebih banyak data mengenai perekonomian, pasar tenaga kerja, sebelum kita harus mengambil keputusan apa pun,” ungkapnya.

“Kami berada dalam posisi yang kuat. Namun jika Anda hanya mengatakan akan ada satu pemotongan (suku bunga), seperti yang ditunjukkan oleh median, kemungkinan besar hal tersebut akan terjadi menjelang akhir tahun,” ujar Kashkari.

Ia lebih berhati-hati terhadap kemungkinan pelonggaran kebijakan moneter dibandingkan rekan-rekannya. Namun ia tidak mengatakan berapa banyak penurunan suku bunga yang ia perkirakan secara pribadi.

Kashkari mengaku terkejut dengan seberapa baik kinerja pasar kerja AS bahkan ketika The Fed menaikkan biaya pinjaman secara agresif pada 2022 dan 2023. Meski demikian, ia tetap memperkirakan akan ada lebih banyak pendinginan di masa depan.

“Saya berharap ini bisa menjadi pendinginan yang moderat, dan kemudian kita bisa kembali ke perekonomian yang lebih seimbang,” katanya.

Inflasi berdasarkan ukuran yang ditargetkan The Fed, perubahan indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) dari tahun ke tahun (YoY) tercatat sebesar 2,7% pada April 2024. The Fed memiliki target 2%.

Tingkat pengangguran pada Mei 2024 meningkat hingga 4%, yang merupakan tingkat tertinggi sejak sebelum The Fed meluncurkan kampanye kenaikan suku bunga pada Maret 2022. Namun, angka ini masih di bawah level yang dianggap berkelanjutan oleh sebagian besar pembuat kebijakan.

Ditanya tentang tingginya biaya pinjaman bagi orang-orang yang mencoba membeli rumah, Kashkari mengatakan hal terbaik yang dapat dilakukan The Fed untuk pasar perumahan adalah mengembalikan inflasi ke targetnya.

“Jika kita hanya menurunkan suku bunga untuk mencoba mendukung kepemilikan rumah saat ini, hal itu mungkin akan menaikkan harga rumah. Dan hal ini sebenarnya tidak akan menghasilkan keterjangkauan yang lebih baik,” jelasnya lagi.

“Hal terbaik yang bisa kita lakukan adalah melakukan tugas kita (yakni) mengembalikan inflasi ke target kita. Dan kemudian, mudah-mudahan, sisi pasokan perekonomian dapat turun tangan untuk membangun rumah yang dibutuhkan masyarakat Amerika,” pungkasnya.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 14 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 24 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 1 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 1 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia