Pengangguran di Gaza Melonjak 80%, Ekonomi Gaza Runtuh
Sebaliknya Israel menanggapi dengan serangan yang menewaskan lebih dari 42.000 orang, menurut otoritas kesehatan Gaza.
Dua pertiga dari bangunan sebelum perang Gaza atau lebih dari 163.000 bangunan telah rusak atau rata dengan tanah, menurut data satelit PBB. Israel mengatakan operasinya ditujukan untuk membasmi militan Hamas yang bersembunyi di terowongan dan di antara penduduk sipil Gaza.
Krisis Meluas
Krisis telah meluas ke Tepi Barat, di mana hambatan Israel terhadap pergerakan orang dan barang ditambah dengan pembatasan perdagangan yang lebih luas dan gangguan rantai pasokan. Semua ini berdampak parah pada ekonomi, sebut ILO.
Israel mengatakan tindakannya di Tepi Barat diperlukan untuk melawan kelompok militan yang didukung Iran dan untuk mencegah bahaya bagi warga sipil Israel.
"Dampak perang di Jalur Gaza telah memakan korban jauh melampaui hilangnya nyawa, kondisi kemanusiaan yang menyedihkan, dan kerusakan fisik," ungkap direktur regional ILO untuk negara-negara Arab Ruba Jaradat.
Baca Juga:
Mengapa Israel Menyerang Iran?"Hal ini telah mengubah lanskap sosial-ekonomi Gaza secara mendasar, sekaligus berdampak besar pada ekonomi dan pasar tenaga kerja Tepi Barat. Dampaknya akan terasa hingga generasi mendatang," pungkasnya.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now



