Jumat, 15 Mei 2026

Indonesia dan Prancis Jalin Kerja Sama Keselamatan Penerbangan

Penulis : Grace El Dora
10 Des 2024 | 08:29 WIB
BAGIKAN
Pertemuan Steering Committee ke-9 antara Kementerian Perhubungan bersama Direction Generale de l Aviation Civile (DGAC) Perancis di Kantor Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU), Tangerang. (Foto: ANTARA/HO-Humas Kemenhub)
Pertemuan Steering Committee ke-9 antara Kementerian Perhubungan bersama Direction Generale de l Aviation Civile (DGAC) Perancis di Kantor Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU), Tangerang. (Foto: ANTARA/HO-Humas Kemenhub)

JAKARTA, investor.id – Indonesia dan Prancis menjalin kerja sama di bidang penerbangan untuk meningkatkan keselamatan penerbangan, efisiensi operasional, serta mewujudkan penerbangan yang aman dan terjamin.

Direktur Kelaikan Udara dan Pengoperasian Pesawat Udara Kementerian Perhubungan RI M. Mauludin seperti dikutip Antara pada Selasa (10/12/2024) mengatakan kementeriannya baru saja menggelar rapat Komite Pengarah ke-9 dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (DGAC) Prancis di Tangerang.

Ia mengatakan, rapat tersebut membahas rencana kegiatan yang akan dilaksanakan dalam kurun waktu kerja sama teknis antara Direktorat Jenderal Perhubungan Udara RI dengan DGAC Prancis yang dibantu oleh tenaga ahli dari Airbus dan Bureau Veritas.

ADVERTISEMENT

Menurut Mauludin, kerja sama tersebut meliputi standarisasi kompetensi inspektur keselamatan dan operasi penerbangan, pengembangan pola pikir dan pengawasan berbasis risiko, serta implementasi Program Keselamatan Penerbangan Nasional.

Juga mencakup implementasi sistem manajemen mutu dan promosi operasional serta pengembangan prosedur Navigasi Berbasis Kinerja (PBN) Required Navigation Performance Authorization Required (RNP AR).

Ia menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pemerintah Prancis atas keberlangsungan kerja sama teknis strategis yang telah dibangun, dengan harapan kerja sama ini dapat menjadi landasan yang kuat untuk masa mendatang.

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara berkomitmen untuk mendukung setiap program yang telah disepakati dalam Steering Committee ini, ujarnya.

Lebih lanjut, direktorat jenderal juga siap memfasilitasi akses Ditjen Perhubungan Udara terhadap personel, fasilitas, manual, dan data yang dibutuhkan untuk program kerja sama teknis tersebut.

Sementara itu, Direktur Kerja Sama Asia Pasifik Ditjen Perhubungan Udara Prancis Thibaut Lallemand menyampaikan bahwa Pemerintah Prancis terus berkomitmen untuk mendukung Indonesia dalam meningkatkan kemampuan pemantauan keselamatannya.

Ia juga menyampaikan pemerintah Prancis berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak dalam pengembangan keselamatan penerbangan sipil.

Sebelumnya, kesepakatan kerja sama teknis telah ditandatangani Indonesia dan Prancis pada 2 Desember 2024 di Jakarta.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 2 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 2 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia