Jumat, 15 Mei 2026

Berikut yang Dibahas Presiden Prabowo untuk Kolaborasi D-8 di Mesir

Penulis : Grace El Dora
19 Des 2024 | 08:19 WIB
BAGIKAN
Presiden RI Prabowo Subianto saat menyampaikan keterangan di Kairo, Mesir, Kamis (19/12/2024), terkait kegiatan D-8. (Foto: ANTARA/ Mentari Dwi Gayati)
Presiden RI Prabowo Subianto saat menyampaikan keterangan di Kairo, Mesir, Kamis (19/12/2024), terkait kegiatan D-8. (Foto: ANTARA/ Mentari Dwi Gayati)

JAKARTA, investor.id – Presiden RI Prabowo Subianto menekankan pentingnya solidaritas dan kolaborasi ekonomi di antara negara-negara anggota Developing Eight (D-8). Khususnya sebagai sesama negara berkembang dengan mayoritas penduduk Muslim.

Pada forum yang digelar di Mesir itu, Presiden Prabowo menyoroti peluang besar yang dapat diraih melalui kolaborasi ekonomi yang erat antaranggota D-8.

“Memang tujuannya adalah bagaimana negara-negara berkembang, kan ini didirikan tahun 1997, dan kebetulan D-8 ini adalah negara Muslim yang penduduknya besar,” katanya di Kairo, Kamis (19/12/2024).

ADVERTISEMENT

Adapun D-8 adalah organisasi kerja sama ekonomi delapan negara berkembang beranggotakan Bangladesh, Mesir, Indonesia, Iran, Malaysia, Nigeria, Turki, dan Pakistan.

Presiden menerangkan kerja sama ini tidak hanya tentang pertumbuhan ekonomi, tetapi juga upaya memperkuat solidaritas di antara negara-negara Muslim. Populasi yang besar dan sumber daya melimpah juga jadi kekuatan, kata Prabowo, sehingga menambah peluang negara-negara anggota D-8 untuk membangun kemandirian ekonomi bersama.

Presiden Prabowo membahas hal ini lewat pertemuan dengan pemimpin Mesir. Ia menyoroti rencana kerja sama strategis, termasuk pemenuhan kebutuhan fosfat untuk pupuk dari Mesir dan ekspor kelapa sawit Indonesia.

"Dengan Mesir kita bicara menuju ke Free Trade Agreement (FTA), kita akan butuh fosfat dari mereka untuk pupuk, mereka butuh kelapa sawit kita, ini kerja sama," bebernya.

Ia juga membuka peluang kerja sama dengan anggota lain, seperti Pakistan dan Turki, yang memiliki sektor strategis yang dapat dikembangkan bersama.

“Dengan India dan Pakistan, kita bicarakan semua kemungkinan kerja sama. Sekarang fokusnya kita bagaimana memperkuat ekonomi kita masing-masing untuk kesejahteraan rakyat," pungkas Prabowo.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 38 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia