Kamis, 14 Mei 2026

India Konfirmasi Dua Kasus Baru Metapneumovirus

Penulis : Grace El Dora
6 Jan 2025 | 22:20 WIB
BAGIKAN
Human metapneumovirus (hMPV) adalah virus pernapasan umum. (Foto: HT_PRINT)
Human metapneumovirus (hMPV) adalah virus pernapasan umum. (Foto: HT_PRINT)

MOSKOW, investor.id – Kementerian Kesehatan India mengonfirmasi dua kasus infeksi human metapneumovirus (HMPV) di negara bagian Karnataka. Kedua kasus infeksi terjadi pada bayi tanpa riwayat perjalanan, menurut laporan Sputnik pada Senin (6/1/2024).

"Dewan Riset Medis India (ICMR) telah mendeteksi dua kasus Human Metapneumovirus (HMPV) di Karnataka. Kedua kasus tersebut diidentifikasi melalui pengawasan rutin untuk beberapa patogen virus pernapasan, sebagai bagian dari upaya ICMR yang sedang berlangsung untuk memantau penyakit pernapasan di seluruh negeri," lanjut kementerian tersebut, Senin.

Dua kasus HMPV dilaporkan di Bengaluru. Penyakit ini terjadi pada seorang anak perempuan berusia tiga bulan dengan bronkopneumonia, yang sekarang sudah dipulangkan. Kasus lain menimpa seorang anak laki-laki berusia delapan bulan, didiagnosis pada 3 Januari 2024 dan saat ini sedang dalam pemulihan, jelas kementerian tersebut.

ADVERTISEMENT

"Penting untuk dicatat, tidak satu pun dari pasien yang terkena dampak memiliki riwayat perjalanan internasional," terangnya.

Sementara itu, wilayah ibu kota India mengeluarkan pedoman untuk memastikan kesiapan menghadapi potensi masalah kesehatan yang terkait dengan HMPV dan virus pernapasan lainnya, lapor kantor berita PTI.

Sebagai bagian dari pedoman tersebut, rumah sakit telah diinstruksikan untuk segera melaporkan kasus penyakit mirip flu dan infeksi saluran pernapasan akut berat melalui Platform Informasi Kesehatan Terpadu, menurut laporan PTI.

Disebutkan pula, protokol isolasi ketat dan penggunaan tindakan pencegahan universal telah diwajibkan bagi kasus yang terduga.

Selain itu, klinik-klinik telah diinstruksikan untuk menyediakan parasetamol, antihistamin, obat pelega pernafasan, sirup obat batuk untuk kasus ringan, dan tabung oksigen, demikian kata laporan tersebut.

Metapneumovirus dapat menyebabkan gejala seperti pilek, batuk, demam, kesulitan bernapas, dan masalah pernapasan lainnya. Tidak ada pengobatan khusus untuk infeksi HMPV, penanganan infeksi itu biasanya melibatkan penyembuhan gejala.

Tindakan pencegahan meliputi mencuci tangan secara teratur dan menyeluruh dengan sabun, terutama setelah mengunjungi tempat umum dan sebelum makan, untuk mengurangi risiko infeksi dan penularan virus.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 1 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 1 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 1 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 2 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia