Jumat, 15 Mei 2026

Putin Jawab Soal Usulan Negosiasi Rusia dengan Ukraina

Penulis : Grace El Dora
29 Jan 2025 | 15:00 WIB
BAGIKAN
Presiden Rusia Vladimir Putin. (Foto: ANTARA/foto-Anadolu/py)
Presiden Rusia Vladimir Putin. (Foto: ANTARA/foto-Anadolu/py)

TOYATTI, investor.id – Presiden Rusia Vladimir Putin menjawab soal usulan negosiasi antara Rusia dan Ukraina. Putin menilai negosiasi tidak akan sah jika dilakukan sekarang.

Menurutnya, hal yang utama perlu dicari adalah cara untuk membatalkan dekrit yang telah ditandatangani oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky berisi larangan melakukan negosiasi.

“Jika kita memulai negosiasi sekarang, itu akan menjadi tidak sah. Ada masalah di sini, meskipun saya belum menyebutkannya. Kenapa? Karena ketika pemimpin rezim saat ini, sebagaimana hanya dia yang dapat disebut saat ini, menandatangani dekret, dia relatif masih merupakan presiden yang sah," ucap Putin.

ADVERTISEMENT

"Dan sekarang dia tidak bisa membatalkannya karena statusnya sudah tidak sah. Itu intinya, jebakan itu,” jelasnya kepada reporter Rossiya 1 Pavel Zarubin, seperti dikutip Sputnik pada Rabu (29/1/2025).

Jika Ukraina ingin membatalkan dekrit yang melarang negosiasi dengan Rusia, hal tersebut bisa dilakukan jika ditemukan cara hukum. Pasalnya kewenangan presiden Ukraina setelah masa jabatan berakhir dialihkan kepada Ketua Rada (parlemen Ukraina), jelas Putin.

“Pada dasarnya, jika mereka ingin melakukan ini (negosiasi), ada cara hukum. Silakan, biarkan perwakilan Rada melakukannya sesuai dengan konstitusi. Jika mereka mau, semua masalah hukum dapat diselesaikan. Namun, sejauh ini, kami sama sekali tidak melihat keinginan seperti itu... Jika memang ada keinginan untuk bernegosiasi dan menemukan solusi kompromi, biarkan siapa yang berwenang saja yang melakukannya,” kata dia.

Putin menambahkan, merupakan hal yang tidak benar bila Ukraina memberlakukan larangan negosiasi ketika pasukan Rusia berada di dekat Kiev.

“Jika dia (Zelensky) ingin ambil bagian dalam negosiasi, saya akan menunjuk orang-orang yang akan melakukan negosiasi itu. Silakan saja. Pertanyaannya adalah mengenai penandatanganan dokumen akhir,” simpulnya.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia