Jumat, 15 Mei 2026

China Serang Balik AS Pakai Tarif Lebih Tinggi

Penulis : Grace El Dora
4 Feb 2025 | 17:07 WIB
BAGIKAN
Boneka kayu tradisional Rusia yang disebut Matryoshka yang menggambarkan Presiden China Xi Jinping (kiri) dan Presiden AS Donald Trump dijual di sebuah toko suvenir di St. Petersburg, Rusia pada 21 November 2024. (Foto: AP/Dmitri Lovetsky)
Boneka kayu tradisional Rusia yang disebut Matryoshka yang menggambarkan Presiden China Xi Jinping (kiri) dan Presiden AS Donald Trump dijual di sebuah toko suvenir di St. Petersburg, Rusia pada 21 November 2024. (Foto: AP/Dmitri Lovetsky)

Administrasi Negara untuk Regulasi Pasar China juga mengatakan telah memutuskan untuk memulai penyelidikan terhadap Google milik Alphabet. Pasalnya, raksasa teknologi Amerika itu diduga melanggar undang-undang antimonopoli negara tersebut.

Google menarik layanan internet dan mesin pencarinya di China pada 2010. Tetapi masih memiliki beberapa operasi yang difokuskan pada bisnis China yang ingin beriklan di platform Google di luar negeri.

“Langkah-langkah ini merupakan peringatan China bermaksud untuk merugikan kepentingan AS jika perlu tetapi tetap memberi China pilihan untuk mundur,” terang kepala ekonomi China di Capital Economics Julian Evans Pritchard.

Namun, Pritchard mengakui tarif yang diusulkan china dapat ditunda atau dibatalkan sebelum mulai berlaku dan penyelidikan Google dapat berakhir tanpa hukuman apa pun.

ADVERTISEMENT

Presiden AS Donald Trump pada Senin (3/2/2025) menyetujui penangguhan selama 30 hari atas penerapan tarif impor 25% yang direncanakan dari Kanada dan Meksiko. Pasalnya, kedua negara sepakat untuk mengambil langkah-langkah guna mencegah perdagangan gelap obat-obatan terlarang fentanyl ke AS. Namun, China tidak mendapatkan penangguhan tersebut.

"Dimensi geoekonomi menyeluruh pada perdagangan AS-China penyelesaiannya akan jauh lebih sulit daripada yang terjadi dengan Meksiko dan Kanada," kata Vishnu Varathan, kepala penelitian makro untuk Asia kecuali Jepang di Mizuho Bank.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 21 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 23 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia