Jumat, 15 Mei 2026

Trump dan Putin Bahas Soal Mengakhiri Perang Ukraina

Penulis : Grace El Dora
10 Feb 2025 | 12:53 WIB
BAGIKAN
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berjabat tangan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di akhir konferensi pers di Istana Kepresidenan di Helsinki, Finlandia pada 16 Juli 2018. (Foto: AP/Alexander Zemlianichenko)
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berjabat tangan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di akhir konferensi pers di Istana Kepresidenan di Helsinki, Finlandia pada 16 Juli 2018. (Foto: AP/Alexander Zemlianichenko)

Jurnalis Washington Post Bob Woodward dalam bukunya yang dirilis 2024 berjudul "War" melaporkan Trump telah melakukan percakapan langsung sebanyak tujuh kali dengan Putin setelah ia meninggalkan Gedung Putih pada 2021.

Trump merespons ketika ditanya apakah itu benar, dalam sebuah wawancara yang dikutip Bloomberg pada 2024. "Jika saya melakukannya, itu adalah hal yang cerdas," katanya. Namun Rusia membantah laporan Woodward.

Reuters, The Washington Post, dan Axios secara terpisah melaporkan Trump dan Putin telah berbicara pada awal November 2024. Kremlin juga membantah laporan tersebut.

ADVERTISEMENT

Pada Jumat (7/2/2025), Trump mengatakan ia mungkin akan bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pekan ini untuk membahas cara mengakhiri perang. Zelensky mengatakan kepada Reuters, dirinya ingin Ukraina memasok tanah jarang dan mineral lain kepada Amerika Serikat (AS) sebagai imbalan atas dukungan finansialnya terhadap upaya perang tersebut.

Putin mengirim ribuan pasukan ke Ukraina pada 2022. Presiden Rusia itu menyebutnya sebagai "operasi militer khusus" untuk melindungi penutur bahasa Rusia dan melawan apa yang ia katakan sebagai ancaman serius bagi Rusia dari potensi keanggotaan Ukraina di NATO.

Sementara itu otoritas Ukraina dan para pendukungnya dari Barat, yang dipimpin oleh AS, mengatakan invasi tersebut merupakan perampasan tanah ala kekaisaran. Pihaknya berjanji untuk mengalahkan pasukan Rusia.

Adapun Rusia telah menguasai sebagian wilayah Ukraina yang luasnya hampir sama dengan negara bagian Virginia di AS. Pihaknya bergerak maju dengan kecepatan tertinggi sejak awal invasi pada 2022, lapor Reuters.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia