Jumat, 15 Mei 2026

AS Dukung Keputusan Israel untuk Tunda Pembebasan Tahanan Palestina

Penulis : Grace El Dora
25 Feb 2025 | 07:59 WIB
BAGIKAN
Orang-orang berkumpul saat tank Israel beroperasi selama operasi Israel di Jenin, Tepi Barat yang diduduki Israel pada 23 Februari 2025. (Foto: REUTERS/ Raneen Sawafta)
Orang-orang berkumpul saat tank Israel beroperasi selama operasi Israel di Jenin, Tepi Barat yang diduduki Israel pada 23 Februari 2025. (Foto: REUTERS/ Raneen Sawafta)

WASHINGTON, investor.id – Pemerintah Amerika Serikat (AS) lewat perwakilan kantor kepresidenan mengatakan pihaknya mendukung keputusan Israel untuk menunda pembebasan 600 tahanan Palestina. Menurut pengumuman yang dikutip Reuters pada Senin (25/2/2025), hal ini dilakukan dengan alasan "perlakuan biadab" terhadap sandera Israel oleh Hamas.

Menunda pembebasan tahanan adalah "tanggapan yang tepat" terhadap perlakuan kelompok militan Palestina terhadap para sandera, kata pernyataan dari juru bicara Dewan Keamanan Nasional Brian Hughes.

Presiden AS Donald Trump siap mendukung Israel dalam tindakan apa pun yang dipilihnya terkait Hamas, demikian bunyi pernyataan tersebut.

ADVERTISEMENT

Pada Sabtu (22/2/2025), Hamas menyerahkan tiga sandera Israel ke Palang Merah dalam pertukaran terakhir. Ketiga sandera Israel tersebut adalah Omer Wenkert, Omer Shem Tov, dan Eliya Cohen. Mereka dibawa keluar oleh Hamas dan diarak di atas panggung di kota Nuseirat.

AS Dukung Keputusan Israel untuk Tunda Pembebasan Tahanan Palestina
Hamas serahkan tiga sandera Israel lagi ke Palang Merah dalam pertukaran terakhir. (Foto: AFP)

Ketiganya melambaikan tangan dan memegang sertifikat pembebasan sebelum diserahkan kepada petugas dari Palang Merah.

Konvoi Palang Merah membawa dan membawa sandera dari upacara tersebut. Para sandera yang dibebaskan kini berada dalam tahanan pasukan Israel.

Menurut IDF, sandera yang dibebaskan Omer Shem Tov, Eliya Cohen, dan Omer Wenkert telah menghabiskan 505 hari di tahanan Hamas dan telah menyeberangi perbatasan ke Israel.

Para sandera yang dibebaskan telah tiba di fasilitas IDF untuk pemeriksaan fisik dan mental.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 6 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 1 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 1 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia