Jumat, 15 Mei 2026

China Ikuti The Fed Tahan Suku Bunga karena Ancaman Tarif Trump

Penulis : Grace El Dora
20 Mar 2025 | 11:05 WIB
BAGIKAN
Bank Rakyat China (PBoC) telah memangkas dua suku bunga acuan dalam upaya meningkatkan pertumbuhan yang lamban setelah pemulihan pascapandemi Covid-19 berlangsung singkat, di bawah harapan pasar. (Foto: ADEK BERRY)
Bank Rakyat China (PBoC) telah memangkas dua suku bunga acuan dalam upaya meningkatkan pertumbuhan yang lamban setelah pemulihan pascapandemi Covid-19 berlangsung singkat, di bawah harapan pasar. (Foto: ADEK BERRY)

Pejabat tinggi China telah berjanji untuk meningkatkan langkah-langkah pelonggaran moneter tahun ini, termasuk pemangkasan suku bunga yang dinilai pada waktu tepat. Pemerintah China telah menetapkan target pertumbuhan yang ambisius sekitar 5%.

Sementara pemangkasan tersebut belum terwujud, analis mengantisipasi setiap langkah kebijakan oleh PBoC kemungkinan akan bergantung pada langkah-langkah kebijakan perdagangan Trump.

Awal bulan ini, Gubernur PBC Pan Gongsheng menegaskan kembali bank sentral ingin menjaga stabilitas mata uang pada tingkat yang wajar dan seimbang.

ADVERTISEMENT

Mencegah yuan melemah terlalu cepat dapat dilihat sebagai tanda niat baik menjelang negosiasi dengan Trump mengenai kesepakatan perdagangan untuk membatasi tarif, kata para ekonom.

Tarif Trump kini mencapai 20% pada impor barang dari China dan mengancam akan mengenakan tarif lebih tinggi pada awal April 2025. Tarif baru tersebut terlihat membebani ekspor China, satu-satunya titik terang di tengah ekonomi yang sedang goyah.

Pertumbuhan ekspor China melambat lebih dari yang diharapkan pada awal tahun sementara impor anjlok, karena permintaan domestik yang lesu dan tarif AS menantang upaya otoritas China untuk meningkatkan pertumbuhan yang lamban.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia