Jumat, 15 Mei 2026

Zelensky Sebut Kesepakatan Mineral AS Jadi Awal Kemitraan

Penulis : Grace El Dora
2 Mei 2025 | 15:14 WIB
BAGIKAN
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky saat berbincang di Basilika Santo Petrus Vatikan, Roma, Sabtu (26/4/2025). (Foto: ANTARA/ Anadolu)
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky saat berbincang di Basilika Santo Petrus Vatikan, Roma, Sabtu (26/4/2025). (Foto: ANTARA/ Anadolu)

ISTANBUL, investor.id – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memuji perjanjian mineral antara Amerika Serikat (AS) dan Ukraina yang baru ditandatangani pada Kamis (1/5/2025) sebagai langkah besar menuju pemulihan ekonomi. Zelensky menyebut kesepakatan mineral AS jadi awal kemitraan yang setara.

Kemitraan ini, menurut Zelensky, akan menyalurkan investasi ke industri-industri utama tanpa menciptakan beban utang.

Zelensky mengatakan, kesepakatan tersebut diselesaikan oleh Wakil Perdana Menteri (Wakil PM) Pertama Ukraina Yuliia Svyrydenko dan pejabat senior lainnya. Perjanjian antara AS dan Ukraina ini berkembang menjadi kerangka kerja yang adil yang memungkinkan pembangunan bersama.

ADVERTISEMENT

"Ini menciptakan peluang untuk investasi besar di Ukraina, serta modernisasi signifikan industri Ukraina dan praktik hukumnya," katanya dalam sebuah pernyataan seperti dikutip Anadolu, Jumat (2/5/2025).

Perjanjian tersebut mencakup pembentukan Dana Investasi Rekonstruksi AS-Ukraina yang akan berinvestasi di sektor pertambangan dan energi, yang menghasilkan keuntungan di Ukraina.

"Ini berarti kerja sama dengan Amerika, berdasarkan ketentuan yang adil, yang memungkinkan Ukraina dan Amerika Serikat, yang mendukung kami dalam pertahanan kami, untuk menghasilkan uang dalam kemitraan," kata Zelensky.

Pemimpin Ukraina ini menambahkan, kesepakatan tersebut mencerminkan diskusi dengan Presiden AS Donald Trump selama pertemuan di Vatikan. Zelensky menyebutnya sebagai hasil nyata pertama dari pembicaraan tersebut dan tanda kerja sama strategis yang berkembang.

Awal dari Fase Baru

Menteri Luar Negeri (Menlu) Ukraina Andrii Sybiha mengatakan kesepakatan tersebut menandai dimulainya fase baru dalam hubungan strategis antara Ukraina dan AS.

Sybiha menggambarkannya sebagai kesepakatan yang seimbang dan solid, setelah negosiasi intensif. Ia menekankan, hal itu menawarkan manfaat bersama dengan memastikan pemulihan dan kemakmuran jangka panjang Ukraina sekaligus menciptakan peluang baru bagi investor Amerika.

Dia mencatat, posisi tersebut secara langsung mendukung tujuan Ukraina untuk bergabung dengan Uni Eropa (EU). "Hal itu secara khusus menyebutkan proses aksesi Ukraina ke EU, memastikan penyelarasan yang lancar dengan aspirasi Eropa kami," ucap Sybiha.

Di luar ekonomi, Sybiha mengatakan kesepakatan itu menggarisbawahi pentingnya Ukraina dalam upaya perdamaian internasional. Dia menyebutnya sebagai investasi dalam kehadiran jangka panjang bisnis strategis Amerika di Ukraina dan pembentukan arsitektur keamanan masa depan.

Sementara itu, perwakilan Gedung Putih mengisyaratkan komitmen yang kuat untuk segera mengimplementasikan perjanjian tersebut.

"Secepat mungkin," tukas Stephen Miller selaku wakil kepala staf Trump untuk kebijakan. Miller mengatakan, kesepakatan itu dirancang untuk membalas AS atas bantuan militer dan ekonomi di masa lalu.

Ia menekankan, mengakhiri perang tetap menjadi agenda utama pemerintahan Trump.

Juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt menyebut ini sebagai momen bersejarah. Leavitt menggambarkan Donald Trump sebagai pembuat kesepakatan utama dan menyoroti perjanjian itu sebagai kemitraan ekonomi pertama, demi mengamankan masa depan yang berdaulat dan damai bagi Ukraina.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 50 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia